Pemerintah Mulai Impor Oksigen
Pemerintah merealisasikan impor oksigen dan tabung oksigen medis untuk mengatasi keterbatasan pasokan dari dalam negeri. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, pemerintah sudah memesan 10.000 oksigen konsentrator dari Singapura. "Sebagian sudah datang diantar menggunakan Pesawat Hercules," ungkap Menko Luhut dalam konferensi pers secara virtual, kemarin. Bukan hanya itu, pemerintah pun mengarahkan 100% pasokan oksigen industri untuk kebutuhan medis. "Kita melihat prioritas ini dua minggu ke depan," kata Luhut.
Pemerintah juga memobilisasi pasokan oksigen dari sejumlah titik potensial, misalnya dari Morowali Sulawesi Tenggara. PT Pertamina mulai menyalurkan 21 tangki oksigen dari Morowali dan telah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa (6/7). Dalam program ini, Pertamina menggandeng anak usahanya yaitu Subholding Gas (PGN, Pertagas) dan Subholding Commercial & Trading (Patra Niaga, Patra Logistik) serta beberapa pihak lainnya seperti PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP). Selanjutnya Pertamina akan mengarahkan truk tangki oksigen ke lima provinsi di Pulau Jawa, masing-masing 4 unit untuk DKI Jakarta, 3 unit untuk Jawa Barat, 5 unit akan diantar ke Jawa Tengah, 2 unit untuk DI Yogyakarta, serta 5 unit diperuntukkan bagi Jawa Timur. Adapun 11 unit akan dikelola pemerintah pusat. Dari 21 tangki oksigen tersebut, sebanyak 3 tangki sudah terisi oksigen dan telah disalurkan di wilayah DKI Jakarta sebanyak 1 unit, Jawa Tengah 1 unit dan DI Yogyakarta 1 unit.Postingan Terkait
Benahi Masalah Fundamental
28 Jun 2025
Danantara Gencar Himpun Pendanaan
21 Jun 2025
Kemungkinan Pemerintah Membuka Opsi Impor Gas
20 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023