;

Ekosistem Kendaraan Listrik, Kian Dekat Wujudkan Mimpi

Lingkungan Hidup R Hayuningtyas Putinda 17 May 2021 Bisnis Indonesia
Ekosistem Kendaraan Listrik, Kian Dekat Wujudkan Mimpi

Langkah Indonesia untuk mewujudkan mimpi menjadi salah satu pemain besar dalam industri baterai kendaraan listrik dunia kian nyata. Sedikit demi sedikit persiapan makin matang. Setelah diumumkannya pembentukan Indonesia Battery Corporation (IBC) atau PT Industri Baterai Indonesia pada Maret lalu, holding baterai tersebut belum lama ini juga telah menandatangani heads of agreement (HoA) dengan konsorsium baterai LG asal Korea Selatan. Konsorsium LG yang terdiri atas LG Energy Solution, LG Chem, LG International, POSCO, dan Huayou Holding tersebut akan bermitra dengan IBC untuk mengembangkan ekosistem industri baterai kendaraan listrik secara terintegrasi dari hulu ke hilir. Memang belum jelas kapan megaproyek baterai senilai US$17 miliar tersebut akan dieksekusi. Namun, sejumlah persiapan terus dilakukan hingga saat ini.

Mining and Industry Indonesia (MIND ID), salah satu anggota IBC, menyebut bahwa IBC terlebih dahulu akan melakukan joint study bersama mitra globalnya untuk menentukan lokasi tambang, kualitas bijih nikel yang akan dipakai, serta menentukan lokasi pembangunan pabrik baterai. CEO Grup MIND ID Orias Petrus Moedak mengatakan para calon mitra global tersebut telah mulai melakukan verifikasi terhadap kualitas bijih nikel di lokasi tambang milik PT Antam Tbk. yang terletak di Maluku Utara dan Sulawesi Tenggara. “Yang China sudah testing di area-area yang memang dari Antam sudah dialokasikan bagi mereka. LG pun ada alokasi lahan untuk mereka dan sudah berangkat ke sana,” kata Orias akhir pekan lalu.

Rencananya akan dibangun smelter HPAL oleh Antam serta pabrik prekursor dan katoda oleh PT Pertamina (Persero) dan MIND ID yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2024. Sementara itu, pabrik cell to pack oleh Pertamina dan PT PLN (Persero) direncanakan mulai beroperasi pada 2025. Direktur Utama PT Industri Baterai Indonesia Toto Nugroho menyampaikan bahwa pihaknya akan langsung berkonsolidasi dengan konsorsium LG untuk menentukan target-target penyelesaian proyek. Di sisi lain, MIND ID juga tengah mulai mencari pasokan litium sebagai salah satu bahan baku utama pembuatan baterai kendaraan listrik. Upaya pencarian dilakukan, baik di dalam negeri maupun sejumlah negara potensial.

(Oleh - HR1)

Tags :
#Kelistrikan
Download Aplikasi Labirin :