;

Distribusi Tenaga Kerja di Bali, Pekerja Wisata Beralih Jadi Petani

Ekonomi R Hayuningtyas Putinda 05 Mar 2021 Bisnis Indonesia
Distribusi Tenaga Kerja di Bali, Pekerja Wisata Beralih Jadi Petani

Bisnis, Denpasar - Pandemi virus corona mengubah peta distribusi pekerja di Bali yang selama ini menjadi magnet utama sektor pariwisata di Indonesia. Bank Indonesia (BI) mencatat distribusi tenaga kerja di Bali mengalami perubahan dengan penurunan pekerja sektor akomodasi, makanan, minuman dan peningkatan jumlah pekerja di sektor pertanian. Pandemi Covid-19 memaksa pekerja di Bali beralih ke sektor pertanian setelah sektor akomodasi, makanan dan minuman belum menjanjikan lagi. 

Perubahan jumlah tenaga kerja di Bali berpengaruh pada distribusi tenaga kerja per sektor. Sektor akomodasi, makanan dan minuman yang semula memiliki porsi 18,3% pada 2019 pada tahun berikutnya turun menjadi 9,8%. Pada 2019, tingkat penggangguran di Bali menjadi nomor satu terendah di Indonesia. Pada 2020 peringkat Bali anjlok menjadi ke-18 penggangguran terendah di Indonesia. 

Kepala Bidang Bina Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Bali berencana menyiapkan pelatihan tenaga kerja di luar sektor pariwisata menyusul banyaknya masyarakat yang beralih kerja ke sektor pertanian. Penambahan jumlah tenaga kerja di sektor pertanian tidak serta-merta menunjukkan peningkatan jumlah petani. Pekerja di Bali dinilai hanya menjadikan sektor pertanian sebagai usaha sampingan. Pandemi yang terjadi sejak tahun lalu mendorong pekerja beralih dan menjadikan sektor pertanian sebagai pekerjaan utama. Dengan pola distribusi sektor kerja di Bali yang mengalami perubahan, dia berencana membuat pelatihan atau peningkatan kompetensi kerja selain sektor pariwisata. Balai Latihan Kerja (BLK) di Bali memiliki tugas untuk memberikan peningkatan kompetisi khusus di sektor pariwisata. 

(Oleh - IDS)

Tags :
#Pariwisata
Download Aplikasi Labirin :