Pabrik Tahu Tetap Bertahan
Dampak pandemi Covid-19 memang dirasakan banyak sektor ekonomi. Tapi banyak industri yang tetap berusaha bertahan di tengah derasnya tantangan. Seperti Ahmad Mahfud, pemilik industri tahu di Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi. Mahfud mengatakan pandemi covid-19 membuat produksinya menurun. Biasanya tiap hari Ahmad bisa memproduksi 8 kuintal tahu. Tapi selama pandemi pabriknya hanya bisa memproduksi 6 kuintal. Ditambah lagi langkanya kedelai juga turut andil menurunkan produksi.
Tahu Wongsorejo merupakan salah satu jenis tahu yang paling digemari di Banyuwang, Penamaan tahu, berasal dari tempatnya diproduksi yakni wilayah Kecamatan Wongsorejo. Meskipun bentuknya sama dengan tahu pada umumnya namun banyak yang mengatakan jika tahu Wongsorejo lebih enak, dan membuat ketagihan.
Sementara itu, Bupati Abdullah Azwar Anas terus mendukung warganya yang memiliki jiwa entrepreneurship. Anas mengatakan jika kegigihan Ahmad Mahfud dalam merinstis usaha hingga berkembang dan sukses bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda di daerah.
Tags :
#PanganPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023