Bio Farma Siap Produksi 30 Juta Dosis Vaksin Covid-19
Direktur Utama Bio Farma Honesti
Basyir menerangkan, jika satu orang
membutuhkan dua kali dosis, vaksin
produksi Bio Farma bisa untuk 15 juta
orang, sedangkan vaksin impor untuk
1,5 juta orang. “Itu target minimal kita.
Tahap awal, vaksin yang masuk akan
diprioritaskan untuk tenaga kesehatan,” ujar dia, Rabu (9/12).
Honesti mengatakan, vaksin impor
sebanyak 3 juta dosis dari Sinovac
akan melalui uji klinis terlebih dahulu,
sebelum dipakai oleh masyarakat. Saat
ini, pihaknya menunggu emergency use
authorization (EUA) atau izin edar dari
Badan Pengawas Obat dan Makanan
(BPOM). Namun, dia belum dapat
memastikan vaksin Sinovac aman disuntikkan kepada orang di atas 60 tahun.
Dia mengatakan, alasan mempercepat kedatangan vaksin Sinovac adalah
permintaan vaksin ini tinggi dan
menjadi rebutan banyak negara. Saat
ini, semua negara berlomba-lomba
mencari akses vaksin.
Dia menilai, Indonesia memiliki
kelebihan berupa kapasitas untuk
memproduksi vaksin dan pasar. Hal
ini membuat Indonesia bisa mendapatkan garansi akses vaksin yang
cepat. Namun, Honesti menegaskan,
pihaknya tidak ingin Indonesia hanya
sebagai pasar, tetapi juga ada transfer
teknologi.
Walau begitu, Honesti mengaku,
jumlah dosis itu masih kurang dari
target kebutuhan pemerintah sebanyak 246 juta dosis. Alhasil, Bio Farma
sedang menjalin komunikasi dengan
produsen vaksin Covid-19 lainnya,
seperti Novavax, Pfizer, dan AstraZeneca.
Tags :
#KesehatanPostingan Terkait
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Substitusi Impor Tekstil Jangan Cuma Wacana
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023