Reformasi Industri, Ujian Pemulihan Manufaktur
Subsektor industri manufaktur yang bisa melejit pastinya
adalah subsektor yang secara langsung menyokong proses pemulihan kesehatan dan
ekonomi nasional, seperti subsektor farmasi, kimia dan alat kesehatan. Sementara
itu, subsektor industri makanan dan minuman, tekstil dan produk tekstil (TPT),
otomotif, dan peralatan elektronik kemungkinan akan berangsur-angsur pulih
meski masih akan tetap bergantung pada pola konsumsi.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah
pengangguran per Agustus melonjak menjadi 9,77 juta orang, atau naik 2,67 juta
orang dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu akibat pandemi Covid-19.
Di sisi lain, sektor manufaktur masih mengalami tekanan yang cukup dalam
mengingat belum pulihnya permintaan domestik dan pasar ekspor. Wakil Ketua Umum
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani mengatakan
penciptaan lapangan kerja, industrialisasi, dan peningkatan daya saing ekonomi
masih menjadi ujian berat bagi sektor manufaktur
Sementara itu, jumlah produk yang memiliki sertifi kat TKDN sekurang-kurangnya sebesar 25% ditargetkan sebanyak 6.000 produk pada 2020, dan meningkat menjadi 8.400 produk pada 2024. Selanjutnya, untuk mendorong terserapnya produk-produk lokal, pemerintah mengeluarkan regulasi untuk optimalisasi penggunaan barang dengan standar TKDN.
Tags :
#Industri lainnyaPostingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Pemasaran Digital Rokok Menyasar Anak Muda
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023