Risiko Defisit Transaksi Berjalan Jadi Sorotan
Ketahanan eksternal Indonesia menunjukkan penguatan di awal tahun 2025, ditandai dengan menyusutnya defisit transaksi berjalan (CAD) menjadi hanya US$ 177 juta atau 0,1% dari PDB pada kuartal I-2025, menurut data Bank Indonesia (BI). Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa pelemahan ekspor nonmigas akibat perlambatan global diimbangi oleh penurunan impor nonmigas yang lebih dalam, sehingga neraca perdagangan barang tetap surplus.
Namun, neraca pembayaran Indonesia (NPI) justru berbalik defisit US$ 787 juta, terutama karena neraca transaksi modal dan finansial yang menjadi defisit. BI memproyeksikan CAD 2025 tetap terkendali dalam kisaran 0,5%–1,3% dari PDB.
Josua Pardede, Kepala Ekonom Bank Permata, memperkirakan CAD tahun ini melebar menjadi US$ 12,61 miliar (0,87% dari PDB), namun tetap dalam batas aman. Ia menyoroti tiga faktor utama penyebabnya: pulihnya ekspor secara bertahap, meningkatnya impor barang modal dan konsumsi, serta memburuknya neraca pendapatan primer akibat dominasi investor asing di pasar keuangan domestik.
Sementara itu, Myrdal Gunarto, ekonom dari Maybank Indonesia, memperkirakan tren pelebaran CAD berlanjut hingga 2026, dengan potensi mencapai 1,45% dari PDB. Ia menyebut beban pembayaran kupon obligasi negara (SUN), dividen perusahaan terbuka, serta defisit perdagangan sebagai faktor utama, seiring pulihnya ekonomi dalam negeri.
Meski CAD berpotensi melebar pada akhir 2025, para ekonom menilai posisinya masih tergolong moderat dan dapat dikelola. Bank Indonesia pun terus berkomitmen menjaga stabilitas eksternal melalui pengelolaan yang hati-hati atas transaksi berjalan dan arus modal.
Tags :
#PerdaganganPostingan Terkait
Anggaran 2025 Terancam Membengkak
28 Jun 2025
Potensi Lonjakan Rasio Utang perlu Diwaspadai
24 Jun 2025
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
24 Jun 2025
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
24 Jun 2025
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
24 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023