Permintaan Global Dongkrak Harga Batu Bara RI
Ketegangan geopolitik global, termasuk konflik terbaru antara India dan Pakistan, menimbulkan kekhawatiran akan stabilitas pasokan energi dunia, seperti halnya dampak besar yang ditimbulkan konflik Rusia-Ukraina. Tokoh penting dalam krisis energi global seperti Gazprom, perusahaan migas Rusia, bahkan menghentikan pasokan gas ke Eropa, yang selama ini sangat bergantung pada Rusia untuk kebutuhan energi. Namun, Indonesia menunjukkan ketahanan dan optimisme dalam menghadapi potensi dampak konflik India-Pakistan, khususnya terkait batu bara.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat bahwa ekspor batu bara Indonesia mencapai 150 juta ton hanya dalam empat bulan pertama tahun 2025, dengan cadangan nasional mencapai 33,8 miliar ton. Dalam menghadapi kompetisi global dengan negara produsen lain seperti Australia, AS, dan Rusia, pemerintah Indonesia terus mendorong peningkatan produksi batu bara sekaligus menjaga pasokan domestik dan mendukung transisi energi baru terbarukan. Langkah strategis ini dinilai tepat dalam mengamankan pendapatan negara dari sektor energi dan menjaga kesejahteraan rakyat di tengah gejolak geopolitik dunia.
Tags :
#Batu BaraPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023