Demi Program 3 Juta Rumah SBN Akan Diborong BI
Peran BI dalam mendukung program Tiga Juta Rumah bertambah. Untuk mendukung kebutuhan pembiayaan bagi program Astacita Presiden Prabowo tersebut, BI juga akan membeli Surat Berharga Negara atau SBN dari pasar sekunder untuk memberi tambahan likuiditas. Sebelumnya, BI berkomitmen mendukung program Tiga Juta Rumah melalui pemberian insentif kebijakan likuiditas makroprudensial (KLM) senilai total Rp 80 triliun, untuk meningkatkan likuiditas bank-bank penyalur kredit sektor perumahan dalam mendukung program Tiga Juta Rumah.
Seusai rapat bersama 3 jam yang digelar di kantor Kemenkeu, Kamis (20/2) malam, Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan bahwa selain insentif KLM, BI juga akan memberikan dukungan kepada program Tiga Juta Rumah melalui pembelian SBN dari pasar sekunder, yang akan digunakan untuk dua hal. Pertama, untuk melakukan debt switching (penukaran utang) atas utang SBN saat pandemi Covid-19 alias burden sharing yang sudah jatuh tempo. Kedua, untuk mendukung pendanaan program di sektor perumahan, termasuk program Tiga Juta Rumah serta program lain di Astacita Presiden Prabowo, seperti hilirisasi dan ketahanan pangan. ”Kami sudah bicara dengan Menkeu, danan (dari pembelian SBN) dapat digunakan tidak hanya untuk debt switching SBN yang jatuh tempo ex-Covid, tetapi juga untuk pendanaan program perumahan dan program lain di Astacita,” kata Perry dalam konferensi pers seusai rapat bersama. (Yoga)
Postingan Terkait
Program Pengampunan Diperluas
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Politik Pangan Indonesia Picu Optimisme
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023