Indonesia Resmi Jadi Anggota Penuh BRICS
Pemerintah Brasil sebagai ketua bergilir BRICS 2025 mengumumkan Indonesia resmi tergabung sebagai anggota penuh BRICS. Tidak lama setelah pengumuman tersebut di Brasil, China langsung mengeluarkan pernyataan berisi ucapan selamat atas bergabungnya Indonesia. Pernyataan itu diumumkan Kementerian Luar Negeri Brasil, Senin (6/1/2025) waktu setempat atau Selasa (7/1) dini hari WIB. ”Sebagai negara kekuatan ekonomi terbesar dan berpenduduk terbesar di Asia Tenggara, Indonesia memiliki kesamaan dengan negara-negara anggota BRICS dalam mendukung reformasi institusi-institusi global dan berkontribusi secara signifikan dalam memperkuat kerja sama Dunia Selatan (Global South),” demikian pernyataan Kemenlu Brasil.
Perkumpulan BRICS berdiri tahun 2009 dengan anggota awal—sesuai singkatan namanya—Brasil, Rusia, India, dan China, disusul Afrika Selatan tahun 2010. Tahun 2024, aliansi tersebut memperluas keanggotaannya dengan bergabungnya Iran, Mesir, Etiopia, dan Uni Emirat Arab. Arab Saudi juga diajak untuk bergabung, tetapi belum memutuskan. Sejumlah negara, yakni Turki, Azerbaijan, dan Malaysia, secara resmi telah mendaftarkan diri untuk bergabung. Negara Asia Tenggara lain, seperti Thailand dan Vietnam, juga berminat untuk masuk BRICS. Dalam pernyataan yang dirilis Kementerian Luar Negeri RI, Pemerintah Indonesia menyebut bergabung ke dalam BRICS mencerminkan peningkatan peran aktif Indonesia dalam isu-isu global serta komitmen untuk memperkuat kerja sama multilateral demi mewujudkan tatanan global yang lebih inklusif dan berkeadilan.
”Indonesia memandang keanggotaannya di BRICS sebagai langkah strategis untuk meningkatkankolaborasi dankerja sama dengan negara berkembang lainnya berdasarkan prinsip kesetaraan, saling menghormati, dan pembangunan yang berkelanjutan,” demikian per- nyataan Kemenlu RI. Johannesburg Brasil mengungkapkan, pemimpin negara-negara BRICS mendukung pencalonan Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS di Johannesburg, Afrika Selatan, Agustus 2023. Namun, pendaftaran resmi Indonesia baru dilakukan di KTT BRICS di Kazan, Rusia, akhir 2024, menunggu selesainya Pilpres Indonesia 2024. Setelah dilantik, Presiden Prabowo Subianto secara resmi mendaftarkan Indonesia masuk BRICS pada KTT di Kazan. ”Dalam kapasitas sebagai ketua bergilir BRICS, 1 Januari-31 Desember 2025, Pemerintah Brasil hari ini, 6 Januari, meng- umumkan bergabung secara resmi Republik Indonesia sebagai anggota penuh BRICS,” demikian pernyataan Kemenlu Brasil, Senin (6/1). (Yoga)
Tags :
#InternasionalPostingan Terkait
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
24 Jun 2025
Danantara Gencar Himpun Pendanaan
21 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023