;

Harga minyak mahal, beras adem

Lingkungan Hidup Yoga 06 Dec 2024 Kompas
Harga minyak mahal, beras adem

Pasokan dan harga beras relatif adem ayem atau tidak bergejolak. Sebaliknya, minyak goreng justru bermasalah. Stok minyak berlimpah, tetapi ada yang diselewengkan sehingga harganya stabil tinggi, bahkan cenderung naik. Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Menjelang Natal dan Tahun Baru 2024/2025 yang digelar Bapanas di Jakarta, Kamis (5/12). Rapat itu dihadiri perwakilan kementerian/lembaga, pelaku usaha, dan asosiasi yang bergerak di sektor pangan pokok. Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi mengatakan, pasokan dan harga beras sangat stabil atau adem ayem menjelang Natal dan Tahun Baru 2024/2025. Bahkan, pemerintah melalui Perum Bulog memiliki stok beras 2,07 juta ton per 4 Desember 2024, tertinggi dalam lima tahun terakhir karena setiap akhir tahun, stok beras Bulog selalu di bawah 800.000 ton.

”Dengan stok itu, pemerintah memiliki kemampuan menstabilkan pasokan dan harga beras pada Desember 2024 hingga Februari 2025. Hal itu penting mengingat produksi beras nasional pada Februari selalu di bawah 2 juta ton dan Februari tahun depan sudah memasuki masa Ramadhan,” ujarnya. Dalam rapat koordinasi itu terungkap, stok minyak goreng, termasuk Minyakita atau minyak goreng kemasan sederhana program Minyak Goreng Rakyat (MGR), berlimpah. Namun, harga minyak goreng, khususnya minyak goreng curah dan Minyakita, masih tinggi. Bahkan, Bulog dan ID Food yang siap mendistribusikan Minyakita ke sejumlah daerah di Indonesia justru tidak mendapat pasokan yang memadai. Suyamto mengaku Bulog kesulitan mendapatkan pasokan Minyakita, padahal siap membeli berapa pun Minyakita yang disediakan produsen. (Yoga)


Tags :
#Minyak #Beras
Download Aplikasi Labirin :