Performa Cemerlang Bank Digital
Meskipun beban bunga yang tinggi, bank digital tetap mencatat pertumbuhan pendapatan bunga bersih. PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI), misalnya, mencatat kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 149,4% menjadi Rp 677,94 miliar. Namun, laba bersihnya hanya naik 9,54% menjadi Rp 107,13 miliar karena beban bunga yang melonjak drastis. Presiden Direktur Krom Bank, Anton Hermawan, menyatakan bahwa bank ini mampu bertahan dengan strategi yang tepat.
PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) juga menunjukkan performa positif dengan kenaikan laba bersih 130,9% menjadi Rp 33,9 miliar, didukung net interest margin (NIM) yang naik menjadi 4,35%. Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut, optimistis dengan strategi produk mereka yang dinilai efisien.
Sementara itu, PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) mengalami penurunan laba bersih sebesar 10,69% menjadi Rp 302,59 miliar akibat peningkatan biaya pencadangan, meskipun pendapatan bunga bersihnya naik 8,18%. Direktur Utama Allo Bank, Indra Utoyo, menyatakan bahwa mereka akan disiplin dalam mengelola biaya.
M Nico Demus dari Pilarmas Investindo Sekuritas menambahkan bahwa konsistensi bank digital dalam mencetak laba bisa menarik investor, terutama dengan adanya potensi inovasi di masa depan.
Tags :
#PerbankanPostingan Terkait
Bank Rebut Hati Nasabah Lewat Event Lifestyle
28 Jun 2025
Geopolitik Memanas, Bisnis Bank Emas Mengkilap
26 Jun 2025
Pinjaman Bank Kini Lebih Mahal daripada Obligasi
23 Jun 2025
Transformasi Digital Dorong Perluasan Retail
20 Jun 2025
Bank Masih Dilema Menurunkan Bunga Kredit
20 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023