Pemerintah menargetkan bus rapid transit di Bandung Raya, beroperasi tahun 2027
Pemerintah menargetkan transportasi massal terintegrasi berupa bus rapid transit di kawasan Bandung Raya, Jabar, beroperasi mulai tahun 2027. Pemerintah terus berupaya mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. Pelaksana Harian Kadis Perhubungan Jabar, Ade Afriandi menyatakan, pengoperasian BRT di Bandung Raya bakal dilakukan setelah seluruh infrastruktur penopang dari 21 koridor yang ada terbangun. Transportasi massal itu nantinya bakal melayani kawasan Bandung Raya yang terdiri dari Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, dan Sumedang.
”Peluncuran informasi BRT dan progres pembangunannya bakal dilakukan sejak awal tahun 2025. Saat ini, kami tengah membahas regulasi yang harus selesai akhir Oktober ini,” papar Ade seusai rapat koordinasi BRT Bandung Raya di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Senin (21/10). Menurut Ade, penyampaian informasi terkait BRT Bandung Raya penting dilakukan sebagai bagian dari upaya mendorong masyarakat beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke angkutan umum. Dia menambahkan, keberadaan transportasi massal itu tidak serta-merta menghilangkan kemacetan lalu lintas, tapi diharapkan bisa memberi kenyamanan dan ketepatan waktu bagi pengguna. ”Hal yang lebih penting dibahas dalam rapat adalah upaya mengubah kultur masyarakat untuk menggunakan transportasi publik agar lebih efisien, bukan dalam konteks menghilangkan kemacetan, melainkan pelayanan yang terintegrasi, nyaman, dan tepat waktu,” ujarnya. (Yoga)
Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023