Percepatan Ekonomi Menjadi Misi Utama
Cita-cita Prabowo Subianto untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 8% atau bahkan 9% dianggap ambisius, terutama mengingat pertumbuhan ekonomi nasional dalam beberapa tahun terakhir hanya berkisar 5%. Meski demikian, peluang untuk mencapai target tersebut tetap ada. Prabowo optimistis dan menggarisbawahi pentingnya kebijakan strategis untuk mendukung pertumbuhan tersebut.
Rosan Roeslani, sebagai Menteri Investasi, menekankan pentingnya menarik investasi berorientasi ekspor dan berkelanjutan, yang diharapkan dapat mengubah struktur ekonomi yang terlalu bergantung pada konsumsi rumah tangga. Selain itu, Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM, berencana untuk mengoptimalkan produksi minyak guna mendongkrak kontribusi sektor energi terhadap penerimaan negara.
Dradjad Wibowo menyoroti bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran akan memerlukan tambahan anggaran sekitar Rp300 triliun untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih mendekati 6%, sebagai langkah awal menuju 8%. Namun, tantangan eksternal dan kebutuhan untuk memastikan bahwa kebijakan tidak bertentangan dengan kepentingan rakyat akan menjadi faktor kunci dalam mewujudkan cita-cita tersebut.
Tags :
#EkonomiPostingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023