SILO Berupaya Memperkuat Bisnis Kesehatan
PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) sedang mempercepat kinerja dengan menyerap 60% dari anggaran belanja modal 2024 sebesar Rp 1,4 triliun hingga Rp 2 triliun. Menurut Head of Public Affairs Siloam, Jimmy Rambing, dana ini dialokasikan untuk akuisisi lahan dan konstruksi rumah sakit baru. SILO menargetkan pertumbuhan pendapatan dua digit dengan margin EBITDA sekitar 29%-30% pada akhir tahun.
Rencana ekspansi mencakup pengembangan fasilitas yang sudah ada, seperti pembukaan Siloam Hospitals Makassar pada akhir tahun ini dan Siloam Lippo Village Oncology Centre pada kuartal pertama 2025. SILO juga menargetkan pembukaan beberapa rumah sakit baru, termasuk Siloam Hospital di Surabaya (2025) dan Siloam Hospital Samarinda (2026).
Kinerja bisnis SILO tetap optimis, dengan pendapatan semester I-2024 yang tumbuh 14% menjadi Rp 6,01 triliun dibanding tahun sebelumnya. Meski pendapatan meningkat, laba bersih SILO mengalami penurunan hingga 3756% yoy menjadi Rp 314,28 miliar. SILO juga mencatat peningkatan jumlah pasien rawat inap dan rawat jalan, yang terus mendukung pertumbuhan bisnis rumah sakit di tengah ekspansi fasilitas mereka.
Postingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
30 Jun 2025
Anggaran 2025 Terancam Membengkak
28 Jun 2025
Regulasi Perumahan perlu direformasi
26 Jun 2025
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
25 Jun 2025
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
24 Jun 2025
Langkah Ekspansi dan Divestasi Perusahaan
24 Jun 2025
Rendahnya Belanja Produktif Menghambat Pemulihan
23 Jun 2025
Transformasi Digital Dorong Perluasan Retail
20 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023