;

PENGELOLAAN TAMBANG, Haedar: Kami Tak Mengejar Untung

PENGELOLAAN TAMBANG, Haedar: Kami Tak Mengejar Untung

Pimpinan Pusat Muhammadiyah memutuskan menerima tawaran pemerintah untuk mengelola tambang. Langkah serupa telah diambil Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan, pengelolaan tambang oleh Muhammadiyah ini demi mewujudkan keadilan dan kesejahteraan sosial. ”Kami tidak mengejar keuntungan. Karena kalau mikir diri sendiri, insya Allah Muhammadiyah sudah cukup,” kata Haedar dalam konferensi pers seusai Konsolidasi Nasional Muhammadiyah, Minggu (28/7) di Convention Hall Masjid Walidah Dahlan Universitas Aisyiyah Yogyakarta, DI Yogyakarta. Melalui PP No 25 Tahun 2024 tentang Perubahan atas PP No 96/2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral Batubara, ormas keagamaan dapat diprioritaskan sebagai penerima penawaran izin usaha pertambangan.

KH Ulil Abshar-Abdalla mengatakan, posisi PBNU adalah menerima kebijakan pemerintah itu. NU akan mengelola tambang secara profesional (Kompas, 27/6/2024). Haedar menyatakan, Muhammadiyah ingin mewujudkan pengelolaan tambang yang tidak merusak lingkungan dan tidak menimbulkan konflik serta disparitas sosial. Namun, ia mengakui, tidak mudah mengelola tambang yang bisa menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat dan tidak merusak lingkungan, tapi, selama ini Muhammadiyah memiliki pengalaman mengelola unit usaha di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, sosial, hingga perhotelan. ”Maka, menjadi tantangan bagi kami jika IUP (izin usaha pertambangan) ini kami manfaatkan melalui badan usaha kami. Kami akan mengelolanya dengan cara saksama dan mengeliminasi hal-hal problematik,” ucap Haedar. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :