Dongkrak Penjualan, 55 Merek Otomotif Hadir di GIIAS 2024
Sebanyak 55 merek otomotif akan meramaikan pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2024 di Indonesia Convention Exhibition, BSD City, Tangerang, Banten, 18-28 Juli 2024. Otomotif yang dipamerkan meliputi kendaraan roda empat, roda dua, kendaraan penumpang, dan komersial. Ketua III Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Rizwan Alamsjah mengatakan, 55 merek otomotif itu mencakup 31 merek kendaraan roda empat penumpang, 4 merek kendaraan komersial, dan 20 merek kendaraan roda dua, BBM maupun berbasis listrik. Merek otomotif yang akan dipamerkan, dari Jepang, China, Korsel, dan Eropa. Untuk segmen roda empat penumpang, berpartisipasi merek dari Jepang, antara lain Toyota, Honda, Mitsubishi, Nissan, dan Suzuki.
Dari China, BYD, Chery dan Wuling. Dari Korsel, KIA dan Hyundai. Pabrikan Eropa, seperti BMW dan Mercedes-Benz. Hadir pula pendatang baru di dunia otomotif, pabrikan mobil listrik asal Vietnam, Vinfast. Untuk segmen kendaraan roda dua akan tampil, Honda, Royal Enfield, dan Vespa. Di segmen motor listrik berpartisipasi, antara lain, Alva, ION Mobility, dan Polytron. ”Kami melihat dunia otomotif Indonesia sangat potensial dan terus berkembang, baik dari sisi pasar maupun industrinya. Jumlah merek yang berpartisipasi sangat memberikan pengaruh positif bagi publik karena akan makin banyak disajikan alternatif pilihan,” ujar Rizwan dalam jumpa pers persiapan GIIAS, di Jakarta, Rabu (12/6). Tingkat partisipasi merek otomotif naik dari 49 merek pada GIIAS 2023 menjadi 55 merek pada GIIAS 2024.
Tambahan ini membuat area pameran pun ikut bertambah. GIIAS 2024 digelar di area seluas 112.000 meter persegi alias bertambah 12.000 meter persegi dibanding penyelenggaraan 2023 seluas 100.000 meter persegi. Rizwan berharap penambahan jumlah merek otomotif akan meningkatkan jumlah pengunjung dan omzet penjualan mobil. Pada GIIAS 2023, tercatat 465.000 pengunjung dengan omzet penjualan Rp 15 triliun, meningkat ketimbang GIIAS 2022 senilai Rp 12 triliun dan GIIAS 2021 senilai Rp 7 triliun. Rizwan berharap penyelenggaraan GIIAS 2024 bisa ikut mendongkrak penjualan mobil nasional. Mengutip data Gaikindo, penjualan mobil Januari-Mei 2024 mencapai 361.698 unit, menurun14,4 % ketimbang periode sama 2023 sebanyak 422.514 unit. (Yoga)
Postingan Terkait
Optimalkan Kekuatan Ekonomi Domestik
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
Danantara Gencar Himpun Pendanaan
Transformasi Digital Dorong Perluasan Retail
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023