Industri Kosmetik Nasional Tumbuh Pesat
Industri kosmetik tumbuh pesat dalam tiga tahun terakhir, didukung inovasi dan peningkatan konsumsi. Industri masih berpeluang besar tumbuh menjangkau segmen pasar yang lebih luas menggunakan bahan baku lokal yang belum terolah maksimal. Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, industri kosmetik saat ini semakin menjanjikan. Dalam tiga tahun terakhir, jumlah pelaku industri ini meningkat 43 %, dari 726 unit usaha pada 2020 menjadi 1.040 unit usaha pada 2023.
”Kelompok industri bahan baku kimia, yang di dalamnya termasuk kosmetik, punya kontribusi yang cukup baik, yaitu 6,8 % terhadap PDB sektor industri pengolahan. Kontribusi ini menempati posisi nomor dua setelah industri makanan yang mencapai 17,2 %,” katanya pada pembukaan Pameran dan Seminar Indonesia Cosmetic Ingredient (ICI) Ke 9 di Hall D JIExpo Kemayoran, Jakpus, Rabu (29/5).
Pencapaian tersebut, tak lepas dari upaya semua pihak dalam mencari atau mendorong inovasi untuk industri dalam negeri, terutama dengan adanya tren bahan natural hingga bahan organik yang banyak tersedia di dalam negeri, contohnya tanaman minyak asiri. Sebanyak 40 dari 99 jenis tanaman minyak asiri tersedia di Indonesia. Tidak sedikit tanaman minyak asiri dalam negeri telah dibudidayakan secara komersial dan menjadi primadona ekspor di pasar global. Kemenperin mencatat, sampai Desember 2023, Indonesia mampu mengekspor produk minyak asiri, wewangian, termasuk kosmetik, hingga 9.500 ton. (Yoga)
Postingan Terkait
KETIKA PERAK TAK LAGI SEKADAR LOGAM
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
RI Kembangkan Industri Pesawat Amfibi
Amankan Pasokan BBM Dalam Negeri
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023