TRANSPORTASI MASSAL : Sentuhan Jerman pada BRT Semarang Raya
Pengembangan proyek jalur khusus Bus Rapid Transit (BRT) atau BRT Dedicated Lines di kawasan Semarang Raya memperoleh titik terang setelah adanya komitmen dari Jerman. Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menjelaskan bahwa pihaknya mengadakan rapat bersama dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi guna membahas proyek tersebut. Dia menjelaskan bahwa nantinya jalur khusus BRT Dedicated Lines ini akan menghubungkan antara daerah pedalaman (hinterland) Kota Semarang dengan daerah-daerah penyangga di sekitar Kota Semarang. Menurutnya, sudah ada lembaga dari Jerman yang tertarik untuk memberikan suntikan dana dalam pengembangan proyek BRT ini.
Rencananya, pembangunan BRT Dedicated Lines ini akan dimulai pada 2025 dan akan dijadikan sebagai salah satu program yang diajukan di APBD Kota Semarang Tahun 2025.
Adapun, wacana pembangunan jalur khusus untuk BRT tersebut sudah mengemuka sejak 2023. Studi kelayakan proyek BRT Dedicated Line juga telah dilakukan pada November 2023. Sementara itu, penyusunan dokumen lingkungan dan analisis lingkungan dilakukan pada Oktober 2023—Februari 2024.
Tags :
#TransportasiPostingan Terkait
KPK Selidiki Dugaan Aliran Dana Rp 2 Miliar
Proyek Hilirisasi US6 Miliar Segera meluncur
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023