;

Laba Bugar dari Ekspansi RS Baru

Ekonomi Hairul Rizal 17 May 2024 Kontan
Laba Bugar dari Ekspansi RS Baru

PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) mencatat kinerja positif di kuartal pertama 2024. Kinerja emiten rumah sakit ini diperkirakan kian bugar sejalan dengan upaya pembukaan rumah sakit baru dan lebih banyak kamar rawat. Analis BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), Ismail Fakhri Suweleh, mencermati pendapatan MIKA pada tiga bulan pertama tahun ini sejalan dengan panduan. Pendorongnya, margin lebih tinggi. MIKA melaporkan pendapatan kuartal I-2024 sebesar Rp 1,2 triliun, bertumbuh 21% year on year (yoy) dan laba bersih sebesar Rp 289 miliar yang bertumbuh 25% yoy. Sementara itu, margin EBITDA meningkat sebesar 210 basis poin (bps) menjadi 37% didukung oleh margin obat-obatan yang lebih baik.

MIKA menetapkan kenaikan harga rata-rata 8%-10%,dari keseluruhan peningkatan harga jual (ASP) sekitar 5%-7% yang efektif berlaku pada Januari 2024. Sementara porsi BPJS Kesehatan terhadap pendapatan menurun pada kuartal I-2024. Ismail mencatat, porsi pendapatan MIKA dari BPJS Kesehatan menjadi 15,7% pada kuartal pertama 2024. Turun dibandingkan 18,4% pada akhir 2023. Analis Indo Premier Sekuritas, Andrianto Saputra, menambahkan, MIKA mencatat pertumbuhan positif pada pendapatan rawat inap per hari pada kuartal I-2024 yang bertumbuh 6,6% yoy. Hal itu karena pertumbuhan pendapatan pasien swasta sebesar 24,7% yoy melampaui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau BPJS sebesar 4,4% yoy.

Andrianto bilang, selama April lalu secara keseluruhan volume lalu lintas rumah sakit lebih sepi karena dipengaruhi oleh perayaan Lebaran. Selain itu, kasus DBD sudah melandai sejak Maret 2024. Walau demikian, lalu lintas dinilai sudah terlihat pulih pasca libur Lebaran. Ismail mengharapkan, momentum pendapatan MIKA di awal tahun ini akan dipertahankan untuk sisa tahun fiskal 2024. Ini bisa terjadi jika tren kenaikan terus berlanjut, seiring dengan strategi perusahaan untuk memberikan lebih banyak pembukaan tempat tidur untuk pasien non-BPJS, ungkap Ismail dalam riset 3 Mei 2024. Menurut Ismail, apabila tren positif ini bertahan, maka pertumbuhan pendapatan MIKA semestinya melampaui panduan 12,5%-15%. Dengan margin EBITDA sebesar 35,5% hingga 37% di tahun 2024.

Download Aplikasi Labirin :