PRODUKSI PANGAN : Pemerintah Bangun Sumur Antisipasi Kemarau
Pemerintah menerapkan strategi preventif dengan membangun banyak sumur untuk menghadapi periode musim kemarau pada Mei hingga Agustus 2024. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan strategi itu guna berperan dalam mengantisipasi kebutuhan pangan dari sisi hulu, yaitu dengan membangun sejumlah sumur pompa di titik daerah yang berpotensi kekurangan air. Kepala Negara menyatakan sumur pompa dibangun di sejumlah titik guna menopang sektor pertanian, terutama beras. Langkah itu dilakukan oleh Kementerian Pertanian bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).Khusus beras, stok komoditas pangan utama itu tetap terjaga di Perusahaan Umum (Perum) Bulog berada di angka 1,6 juta ton, sehingga ketersediaan bahan pangan utama masyarakat diyakini tetap terkendali.
Presiden juga menyoroti sejumlah harga pangan yang masih terpantau dalam keadaan aman. Kepala Negara memberikan contoh harga bawang merah sudah mencapai Rp45.000 per kilogram. Sementara itu, dia juga menyoroti harga pangan lainnya, seperti bawang putih yang berkisar di Rp40.000 per kilogram dan beras lokal di harga Rp12.00—Rp13.000 per kilogram.
Data Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat mayoritas komoditas pangan mengalami kenaikan secara rata-rata nasional.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofi sika (BMKG) telah memprediksikan sebagian besar wilayah Indonesia, yaitu sebanyak 63,66% Zona Musim akan memasuki periode musim kemarau pada Mei hingga Agustus 2024.
Postingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Bulog Ajukan Tambahan Modal Rp 6 Triliun
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023