Bank Besar Menaikan Porsi Perdagangan
Risiko kredit perbankan berpotensi meningkat di tengah kenaikan bunga acuan Bank Indonesia (BI) ke level 6,25% serta faktor sentimen ekonomi global dan domestik. Untuk mengantisipasi risiko ini, perbankan melakukan penguatan pencadangan. Kenaikan suku bunga dan potensi kenaikan inflasi bisa berdampak pada likuiditas perbankan. Penurunan likuiditas akan membuat perebutan dana semakin sengit, yang akhirnya meningkatkan biaya dana dan menurunkan kualitas aset perbankan. Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, untuk mengantisipasi potensi peningkatan risiko kredit tersebut, BRI terus memantau tingkat kredit bermasalah alias non performing loan (NPL) dan terus melakukan simulasi stress test secara berkala. Per Maret 2023, nilai NPL BRI mencapai Rp 40,6 triliun, dengan rasio terhadap kredit sebesar 3,11%. Untuk itu, BRI telah melakukan pencadangan hingga 214,2%. Di akhir tahun, BRI menargetkan NPL turun ke bawah level 3%.
Sementara jumlah kredit berisiko alias
loan at risk
(LAR) BRI mencapai Rp 166,2 triliun atau 12,7% dari total kredit. Ini termasuk kredit dalam perhatian khusus Rp 74,4 triliun dan restrukturisasi kredit Rp 51,1 triliun. Jumlah LAR tersebut meningkat dari Rp 157,9 triliun pada Maret 2023.
Bank Mandiri dan Bank Negara Indonesia (BNI) bahkan memupuk pencadangan lebih tinggi, masing-masing dengan rasio 318% dan 330,2%. Ini dilakukan meski kualitas aset keduanya membaik.
Direktur Keuangan BNI Novita Widya Anggraini mengatakan, perbaikan kualitas aset tidak hanya terlihat dari NPL. Rasio LAR bank ini juga telah menyusut dari 16,3% pada Maret 2023 menjadi 13,3%. Ia bilang, kualitas kredit akan terus diperbaiki agar biaya kredit susut.
Direktur Keuangan BCA Vera Eve Lim mengatakan, BCA akan terus mengkaji nilai CKPN sesuai perkembangan kualitas aset dan kondisi perekonomian.
Postingan Terkait
Melonjaknya Rekening Macet Pinjaman Daring
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Pinjaman Bank Kini Lebih Mahal daripada Obligasi
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023