;

Korporasi Tangkap Minat Konsumen pada Kendaraan Listrik

Ekonomi Yoga 02 May 2024 Kompas
Korporasi Tangkap Minat Konsumen pada Kendaraan Listrik

Ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air semakin marak dengan hadirnya korporasi yang semakin fokus dalam bisnis ini. Penyediaan kendraan listrik dan ekosistem penunjang diharapkan memaksimalkan potensi adaptasi transportasi nonbahan bakar fosil tersebut. ”Kami mengakui dan sadar EV (electrical vehicle/kendaraan listrik) ini punya potensi dengan adopsi dan penetrasi yang dilakukan, dengan ditunjang model kendaraan yang lebih baik, dan berkembangnya infrastruktur pendukung,” kata Presdir PT Astra  International Tbk Djony Bunarto Tjondro dalam acara RUPS Tahunan 2024 yang diselenggarakan secara hibrida, Selasa (30/4) sore. Ia menuturkan, pengembangan kendaraan listrik juga menjadi fokus perusahaannya. Sejauh ini, menurut dia, masyarakat Indonesia lebih banyak mengadaptasi kendaraan hibrida yang menggunakan dua sumber bahan bakar, yaitu baterai listrik dan bensin berbahan bakar fosil.

Sampai tahun 2023, mobil hibrida masih mendominasi hingga 75 % total kendaraan terelektrifikasi di dalam negeri. Kendaraan model ini, kata Djony, juga masih lebih banyak diproduksi Astra yang memiliki pangsa pasar secara agregat 56 %. Meski demikian, perseroan yang terdaftar di bursa dengan nama ASII ini meyakini kendaraan berteknologi baterai listrik dapat menggantikan dominasi tersebut. Untuk mendukung hal itu, segenap anak usaha Astra berencana menggarap produk-produk dan layanan untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik. ”Saat ini PT Toyota Astra Motor dan PT Astra Honda Motor juga memiliki rencana baterai EV ke depan,” tutur Djony. Ia melanjutkan, PT Astra Otoparts juga akan ikut menyediakan stasiun pengisian baterai listrik.

Direktur Astra International Hamdani Dzulkarnaen Salim menambahkan, PT Astra Otoparts mendukung transisi ke kendaraan berbaterai listrik dengan memasok komponen kendaraan, baik roda empat maupun roda dua. Strategi ini memanfaatkan posisi perusahaan yang menjadi penyedia peralatan asli untuk pasar domestik dan regional. Penjualan bertumbuh Analis NH Korindo Sekuritas, Axell Ebenhaezer, menilai, pasar kendaraan listrik Indonesia kini mengalami pertumbuhan luar biasa sebesar 246 %. Penjualan kendaraan listrik oleh Astra sendiri meningkat 69 % secara tahunan, menjadi 17.200 unit dari 10.400 unit. Meski demikian, penjualan kendaraan berbahan bakar fosil masih menjadi kontributor terbesar pada perusahaan. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :