;

Mobil-mobil China yang Merajalela

07 Apr 2024 Kompas
Mobil-mobil China yang Merajalela

Ekspansi jenama mobil asal China terasa makin gencar dalam satu tahun belakangan, Wuling, DFSK, Chery, atau MG, merek kelahiran Inggris yang diakuisisi perusahaan China, SAIC Motor, sudah terlebih dulu wara-wiri di jalanan Indonesia. Kuartal pertama 2024 dipastikan ada empat jenama lagi yang masuk, yakni BYD, Great Wall Motor, Jetour, dan BAIC. Ekspansi ini juga terjadi di pasar global. Kemunculan pemain baru asal China terendus pada pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Agustus 2023, jenama Neta memunculkan dirinya, ada pula jenama Haval, Tank, dan Ora, yang tergabung di bawah payung Great Wall Motor (GWM).

Neta, dengan model mobil listrik Neta V, mulai mengaspal di jalanan Indonesia akhir tahun itu. Sementara GWM resmi mengenalkan model Tank dan Haval pada Februari 2024. GWM akhirnya meresmikan diler pertamanya di Pondok Indah Mall, Jaksel, pada 22 Maret silam. Pada Indonesia International Motor Show (IIMS) yang digelar Februari 2024, jenama BYD (Build Your Dream) resmi menjual tiga modelnya, yakni Dolphin, Atto 3, dan Seal, ke tiganya bertenaga listrik murni. Selain anjungannya yang gemerlap dan luas, harga mobilnya juga relatif murah. BYD Dolphin yang berbentuk hatchback perkotaan dijual Rp 425 juta.

BYD Atto 3 berbentuk SUV kompak harganya Rp 515 juta. Model termahal, yakni BYD Seal yang tergolong sedan sport harganya Rp 629 juta dan Rp 719 juta. Kualitas produk dan desain ketiga model itu terbilang bagus. Jarak tempuh berdasarkan kapasitas baterainya diklaim melebihi 400 km. Baterai BYD Seal varian Performance bahkan bisa menjangkau 580 km dalam kondisi terisi penuh. Sedan ini juga bisa mengebut. Akselerasi dari 0-100 km per jam dalam 3,8 detik, setara sedan sport dengan harga di atas Rp 1 miliar.

Di Rusia, merek-merek China, seperti Haval, Chery, dan Geely, mengambil alih pasar otomotif yang ditinggalkan merek asal Eropa terkait boikot pasca-serangan ke Ukraina dua tahun silam. Ekspor mobil China ke Rusia Januari hingga Oktober 2023 bernilai 9,4 miliar USD atau sembilan kali dibanding tahun sebelumnya. Berdasarkan laporan Reuters, harga BYD yang relatif murah membuat jenama Tesla ketar-ketir di AS. Jenama mobil listrik milik Elon Musk itu bahkan membatalkan proyek pengembangan model Tesla berharga murah. Pasar Australia juga diramaikan BYD dan merek-merek China. Alasan peluang pasar juga jadi pertimbangan merek-merek ini memasuki pasar Indonesia. Penjualan mobil sebanyak 1,1 juta unit di tingkat wholesale pada 2023, menurut data Gaikindo, adalah pasar yang gurih. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :