Mencari Skema Terbaik Pinjaman Pendidikan
Isu mengenai pinjaman pelajar (student loan) yang ditujukan
untuk mahasiswa perguruan tinggi terus bergulir. Terdapat dua pokok bahasan
yang menyelimuti isu tersebut, yakni skema pinjaman yang mencakup tenor, suku
bunga, dan sumber pendanaan serta risiko gagal bayar sebagaimana dialami beberapa
negara. Pemerintah masih terus membahas skenario pendanaan bagi para mahasiswa,
termasuk aspek perlindungan terhadap mahasiswa, melalui regulasi. Salah satu
skema yang diusulkan ialah pinjaman lunak atau pinjaman yang berasal dari
negara atau lembaga multilateral yang menyasar para mahasiswa dari kalangan
menengah bawah mengingat kalangan ini kerap mengalami kendala keuangan dan
tunggakan uang kuliah, tetapi tidak memenuhi syarat mendapatkan beasiswa.
Tidak tertutup kemungkinan bunga pinjaman lunak tersebut
seperti kredit mikro sebesar 3 % per tahun atau bahkan tanpa bunga. Pemerintah
sedang mengkaji pendanaan yang berasal dari lembaga nonpemerintah, seperti
filantropi dan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), dalam mendukung pinjaman
lunak tanpa bunga. Untuk menghindari gagal bayar, pemerintah juga tengah
mempertimbangkan integrasi data nomor induk kependudukan (NIK) penerima pinjaman
guna kebutuhan pelacakan. ”Sedang dibahas bagaimana pinjaman bersifat pinjaman
lunak, pengembalian ketika mahasiswa lulus dan bekerja. Bisa saja pengembalian
setelah lulus tahun kedua,” kata Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas
Pendidikan dan Moderasi Beragama, Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan,
Warsito (Kompas.id, 18/3/2024). (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023