;

Peritel Memaksimalkan Jaringan Penjualan Online

Ekonomi R Hayuningtyas Putinda 23 Apr 2020 Kontan, 22 April 2020
Peritel Memaksimalkan Jaringan Penjualan Online

Pandemi virus korona di Indonesia membuat para emiten ritel memutar otak untuk tetap beroperasi. Terlebih, Ramadan dan Idul Fitri semakin dekat. Penjualan online bakal menjadi ujung tombak penjualan emiten di sektor tersebut. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT Ace HArdware Tbk (ACES) merupakan perusahaan yang mengambil langkah serupa. Kedua perusahaan memaksimalkan saluran penjualan online yang pertumbuhannya sendiri terbilang moncer. Penjualan online MAP kuartal I-2020 naik 160% secara tahunan. Untuk ACES Penjualan yang serba online bahkan bukan hanya untuk gerai yang sedang ditutup, tapi untuk gerai yang masih buka. Marketing Director Kawan Lama Group) Nana Puspa Dewi kepada KONTAN, Selasa (21/4) mengatakan gerai yang masih buka tetap menjalankan protokol kesehatan terkait pandemi virus korona. Pembayaran juga dilakukan secara digital di gerai ACES yang masih buka. 

Analis Ciptadana Sekuritas Robert Sebastian menilai, pengaruh penjualan online selama periode Ramadan dan Lebaran tidak akan signifikan. Pasalnya, porsi penjualan online emiten ritel masih tergolong kecil. Perayaan lebaran tahun ini juga hadir di tengah dampak ekonomi pandemi, daya beli masyarakat lemah seiring dengan munculnya gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) dan pendapatan yang berkurang. Hal ini diamini analis Samuel Sekuritas Dessy Lapagu, ia mengatakan tidak semua emiten mampu mengoptimalkan saluran penjualan online contohnya PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) yang memiliki segmen pasar menengah ke bawah sehingga sulit menjangkau pelanggan yang sudah terbiasa belanja di toko fisik. RALS bahkan sudah menutup beberapa gerai. Sejumlah karyawan RALS juga terkena PHK buntut dari penutupan gerai tersebut. Dessy menyarankan bagi investor yang belum memiliki saham emiten ritel untuk menghindarinya terlebih dahulu. Sebaliknya, bagi yang sudah punya, ia memasang rekomendasi sell hingga akhir tahun. Pendapat sama juga disampaikan Christine Natasya, analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, menurutnya penjualan untuk gerai yang masih buka juga cukup menantang karena lesunya daya beli dan memperkirakan same sales store growth (SSSG) hingga akhir tahun bakal loyo. Untuk SSSG gerai fashion, pertumbuhannya diperkirakan turun 15%. Sedangkan SSSG supermarket diperkirakan turun 5% 

Tags :
#Ritel
Download Aplikasi Labirin :