;

Penjualan Mobil Triwulan I-2024 Diproyeksikan Turun

15 Mar 2024 Kompas
Penjualan Mobil
Triwulan I-2024
Diproyeksikan Turun

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo memproyeksikan penjualan mobil triwulan I-2024 akan lebih rendah ketimbang periode sama tahun lalu, didasarkan penjualan Januari-Februari yang di bawah realisasi periode sama tahun lalu. Namun, Gaikindo menargetkan penjualan 2024 bisa mencapai 1,1 juta unit. Ketua I Gaikindo Jongkie D Sugiharto mengatakan, penjualan mobil dua bulan pertama tahun ini menurun secara tahunan. Salah satu penyebabnya, pada Januari-Februari banyak konsumen yang masih menanti hasil pemilu. Mereka menahan belanja karena berhati-hati mengantisipasi unsur ketidak pastian yang mungkin muncul karena pemilu. ”Konsumen banyak juga yang wait and see menanti jalannya dan hasil pemilu. Jadi, menahan dulu belanja mobil,” ujar Jongkie saat dihubungi, Kamis (14/3).

Mengutip data Gaikindo, penjualan mobil pada Januari dan Februari 2024 secara wholesales (pabrik ke dealer) mencapai 140.275 unit, turun 22,64 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 181.329 unit. Penjualan mobil secara bulanan pada awal 2024 juga stagnan. Pada Februari 2024, penjualan mencapai 70.656 unit atau hanya tumbuh 1 % dibandingkan Januari 2024 sebanyak 69.619 unit. Penjualan ritel (dealer ke konsumen) juga berkurang 15 % secara tahunan, dari 174.921 unit pada Januari-Februari 2023 menjadi 148.649 unit pada Januari-Februari 2024. Selain pemilu, penyebab lainnya adalah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stagnan atau sedikit melambat. Mengutip data BPS pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2023 mencapai 5,05 %, turun dibanding 2022 sebesar 5,31 %. Hal ini turut memengaruhi penjualan mobil nasional. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :