Menimbang Masa Depan Antam Setelah Dihantam Penurunan Harga Nikel
Kinerja Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) diproyeksi memiliki masa depan cerah kendati di tengah tantangan pelemahan harga jual rata-rata (Avarage Selling Price/ASP) nikel hingga 40%. Prediksi ini merujuk pada potensi laba bersih yang dibukukan perseroan sepanjang 2023 sebesar Rp 3,5 triliun diimbangi dengan keuntungan dan transaksi Hongkong CBL Ltd (HKCBL) sebesar Rp 628 miliar. Tim analis PT Indopremier Sekuritas yang terdiri dari Ryan Winipta dan Reggie Parengkuan meyakini, emiten tambang pelat merah itu masih menarik lantaran valuasinya relatif menarik dengan P/E 11x pada tahun ini dibandingkan penambang lain ditengah harga nikel yang lemah. "Karena itu, kami mempertahankan peringkat Beli untuk saham ANTM dengan laba bersih sebesar Rp628 miliar pada kuartal IV-2024 didorong oleh keberuntungan dari kesepakatan HKCBL," tulis Ryan. (Yetede)
Tags :
#NikelPostingan Terkait
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
25 Jun 2025
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
25 Jun 2025
Perang Memanas, Saham Energi Kian Mendidih
24 Jun 2025
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
24 Jun 2025
Langkah Ekspansi dan Divestasi Perusahaan
24 Jun 2025
Kenaikan Harga Minyak Dongkrak Saham Energi
23 Jun 2025
Transformasi Digital Dorong Perluasan Retail
20 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023