Kemitraan Indonesia dengan Norwegia Jadi Contoh Dunia
Kerja sama penurunan emisi yang terjalin antara Pemerintah
Indonesia dan Norwegia telah berkontribusi dalam menekan laju deforestasi dan
degradasi hutan di Indonesia. Keberhasilan kerja sama ini mendapat perhatian
dan menjadi contoh bagi dunia, khususnya negara-negara pemilik hutan hujan tropis
lainnya. Dubes Norwegia untuk Indonesia Rut Kruger Giverin mengatakan,
Indonesia merupakan negara terdepan di dunia dalam pengurangan laju deforestasi.
Sejak perjanjian kemitraan ditandatangani pada 2022, Norwegia telah memberikan
kontribusi sebesar 156 juta USD untuk hasil pengurangan emisi dari deforestasi
dan degradasi hutan Indonesia.
”Kerja sama bilateral kedua negara telah terjalin dengan baik.
Dengan hasil gemilang yang dicapai oleh Indonesia dalam mengurangi laju deforestasi,
kini kerja sama ini mendapatkan perhatian dari dunia,” ujarnya saat memberikan
sambutan dalam lokakarya Indonesia FoLU Net Sink 2030, di Jakarta, Kamis (22/2).
Pada September 2022, Pemerintah Indonesia menjalin kembali kemitraan dengan Pemerintah
Norwegia dengan fokus penurunan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan
(REDD+). Kerja sama serupa pernah terjalin, tetapi berakhir pada 2021 karena terkendala
pemenuhan pembayaran berbasis hasil (RBP).
Pada Oktober 2022, Norwegia memenuhi RBP sebesar 56 juta USD
untuk pengurangan emisi dari pengurangan laju deforestasi di Indonesia periode
2016-2017. Hasil inventarisasi menunjukkan penurunan emisi Indonesia dari
deforestasi dan degradasi hutan periode 2016-2017 mencapai 11,2 juta ton setara
karbon dioksida (CO2e). Kemudian pada Desember 2023, Norwegia melanjutkan kontribusi
sebesar 100 juta USD untuk kinerja penurunan deforestasi periode 2017-2018 dan
2018-2019. Penurunan emisi Indonesia selama 2017-2019 tercatat sebesar 20 juta
ton CO2e. Menurut Rut, proses yang terbuka dan partisipatif merupakan bagian
dari prinsip penting pelaksanaan nota kesepahaman kedua negara. Para donor
potensial dan negara-negara hutan tropis lainnya pun tertarik untuk belajar dan
mengetahui cara kerja kemitraan ini. (Yoga)
Postingan Terkait
Ancaman Deindustrialisasi & Nasib Buruh
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023