Spekulan Disinyalir Jadi Biang Keladi Kenaikan Harga Bawang Putih
Dalam dua pekan pertama di Januari 2024, kenaikan harga
bawang putih telah terjadi di 326 kabupaten / kota di Indonesia. Pemerintah menyinyalir
kenaikan harga disebabkan ulah spekulan yang memanfaatkan belum terbitnya rekomendasi
impor produk hortikultura atau RIPH bawang putih dari Kementan. Dalam Rapat
Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah mingguan yang berlangsung secara hibrida
di Jakarta, Senin (15/1) Inspektur Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir mengatakan,
jika tidak segera diantisipasi, kenaikan harga bawang putih akan menjadi beban
inflasi dan konsumsi masyarakat.
Berdasarkan data yang diolah Kantor Staf Presiden, rata-rata
harga bawang putih di pasar nasional per Jumat (12/1) mencapai Rp 41.350 per kg.
Disparitas harga antar provinsi tercatat di tingkat sedang sebesar 11,86 %. Harga
bawang putih di pekan-pekan awal tahun ini telah melampaui rata-rata harga bawang
putih sepanjang 2023 sebesar Rp 38.200 per kg. Tomsi menilai, disparitas harga
bawang putih yang tidak terlalu jauh antar daerah mengindikasikan tidak ada
masalah dari sisi distribusi komoditas tersebut. Menurut dia, besar kemungkinan
telah terjadi praktik spekulasi harga yang membuat harga bawang putih melonjak
di awal tahun.
”Khusus di bawang putih kita sukar menemukan harga asal dari
negara importir. Kalau (harga asal beras) beras, kita tahu. Kalau tahu harga
asalnya, kita bisa awasi dan kelola agar importir tidak mengambil margin terlalu
besar,”ujarTomsi. Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Direktorat
Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Bambang Wisnubroto memaparkan, realisasi impor
bawang putih tahun 2023 mencapai 99,94 % persetujuan impor, Kemendag mencatat
stok bawang putih untuk kebutuhan nasional masih aman setidaknya hingga akhir
Februari atau awal Maret 2024. ”Menjadi
catatan kami bahwa dari akhir Desember hingga awal Januari terjadi kenaikan
harga bawang putih hingga 7 %. Padahal, stok di tingkat importir masih aman hingga
Februari. Dikhawatirkan ada spekulasi harga,” kata Bambang. (Yoga)
Postingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Kenaikan Harga Minyak Dongkrak Saham Energi
Harga Energi Naik-Turun, Investor Perlu Cermat
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023