Pulau Arnavat, Tempat Wisata Baru Sekaligus Penghalau Abrasi di Demak
Warga Desa Surodadi, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jateng,
seolah mendapat hadiah berupa hamparan pasir di tengah perairan yang kemudian
dinamai Pulau Arnavat, yang dikembangkan menjadi tempat wisata, sekaligus
diharapkan bisa menghalau abrasi yang selama ini menggerus daratan. Matahari di
atas Pulau Arnavat bersinar cerah, Jumat (5/1/2024) siang. Sukoco (54), warga
setempat, sejak pagi hilir mudik menuju Pulau Arnavat untuk mengantar
pengunjung dengan kapalnya. Senyum lebar menghiasi wajah Sukoco. Pria itu menjadi
salah satu yang ketiban pulung dengan adanya Pulau Arnavat. Sudah lima tahun
terakhir Sukoco yang ”pensiun” dari aktivitas sebagai nelayan itu menjajal
usaha baru, yakni mengantar-jemput pemancing. Normalnya, Sukoco bolak-balik 3-4
kali sehari untuk mengantar pemancing.
Sejak Pulau Arnavat viral pada akhir 2023, Sukoco bisa bolak-balik
delapan kali sehari. Sekali jalan, kapal bermesin tempel 8 PK milik Sukoco mengangkut
tujuh penumpang. Setiap penumpang dikenai biaya Rp 10.000. ”Semoga Pulau
Arnavat bisa semakin ramai dikunjungi sehingga perekonomian masyarakat di
sekitar sini bisa ikut terangkat,” ucapnya. Kades Surodadi, Supriyanto,
mengatakan, setahun terakhir, muncul hamparan pasir di perairan 1 kilometer
dari daratan Surodadi. Pada Oktober 2023, hamparan pasir itu menetap dan terus
melebar hingga 60 hektar. Sejak saat itu, sejumlah kegiatan digelar di atas
hamparan pasir tersebut. Salah satunya, penanaman mangrove pada November 2023.
Acara digelar pemerintah desa setempat bersama Direktorat Polairud Polda
Jateng. Dari acara itu, tercetus ide untuk menamai pulau itu dengan nama
Arnavat, dari semboyan Polairud, yaitu Arnavat Dharpa Mahe, karena di laut kami
bangga.
”Setelah informasi terkait Pulau Arnavat ini viral, banyak
masyarakat yang berkunjung. Puncak kunjungan terjadi pada Desember 2023, di
mana ada ratusan orang yang berkunjung dalam sehari,” ujar Supriyanto Pada Rabu
(27/12/2023), Pemkab Demak meresmikan Pulau Arnavat sebagai destinasi wisata. SK
Pembentukan Desa Wisata Surodadi juga dikeluarkan oleh Pemkab Demak. Setelah
menjadi destinasi wisata, jumlah pengunjung ke Pulau Arnavat meningkat pesat.
Pada pergantian tahun, pengunjung di pulau itu mencapai 1.000 orang sehari. Pengunjung
hanya membayar parkir Rp 3.000 per kendaraan dan biaya menyeberang menggunakan
perahu untuk pergi-pulang ke Pulau Arnavat Rp 10.000 per orang. (Yoga)
Postingan Terkait
Akses Terputus, Warga Enggano Menjerit
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023