Kontribusi Manufaktur ke PDB, Tren Penurunan Bakal Berlanjut
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkirakan tren penurunan
kontribusi sektor manufaktur ke produksi domestik bruto (PDB) tahun ini
akan berlanjut. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tren tersebut
dimulai setidaknya pada 2015. Adapun, pada tahun lalu kontribusi sektor
manufaktur telah berada di bawah level 19,62% dari realisasi pada 2015
di posisi 20,99%. Ada beberapa industri yang menurun drastis, sementara ada beberapa
sektor manufaktur yang menggenjot kapasitas produksi hingga 200% pada
tahun ini. Penurunan kontribusi tersebut disebabkan
oleh penurunan pertumbuhan perkonomian global dan penurunan ekspor sejak
akhir 2019. Selain itu, lanjutnya pasar global dan lokal juga terdampak
dari penyebaran COVID-19.
Kemenperin telah membuat dua simulasi kontribusi manufaktur terhadap PDB
pada awal 2020. Kementerian memproyeksikan sektor manufaktur akan
berkontribusi hingga 17,95% saat pasar ekspansif dan 17,80% saat pasar
kontraktif.
Tags :
#ManufakturPostingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Potensi Tekanan Tambahan pada Target Pajak
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
Ancaman Deindustrialisasi & Nasib Buruh
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023