Bank Siap Genjot Penyaluran Kredit Sindikasi
Nilai kredit sindikasi perbankan di Indonesia sepanjang tahun 2023 telah menembus US$ 28,76 miliar atau setara Rp 445,28 triliun.
Mengutip data Bloomberg League Table Reports, pada periode Januari hingga 26 Desember 2023, untuk kategori mandated lead arranger (MLA), ada 70 proyek.
Kesepakatan proyek itu melibatkan 64 bank sebagai MLA atau pihak yang mengatur dalam pembentukan sindikasi. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) keluar sebagai jawara kredit sindikasi. Bank berlogo pita emas ini berpartisipasi dalam 38 proyek, dengan nilai kredit US$ 4,39 miliar atau sekitar Rp 67,95 triliun.
Adapun, pangsa pasar kredit sindikasi Bank Mandiri mencapai 15,26%. Posisi kedua bank penyalur terbesar kredit sindikasi ditempati PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dengan jumlah kesepakatan sebesar 26 proyek senilai US$ 3,20 miliar, setara Rp 49,64 triliun. Sedang pangsa pasar kredit sindikasi BNI mencapai 11,15%.
Sementara itu, bank pelat merah lainnya PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menempati posisi ketiga bank paling banyak menyalurkan kredit sindikasi dari sisi MLA, dengan nilai US$ 2,82 miliar, dengan jumlah kesepakatan 24 proyek dan pangsa pasar 9,80%.
Di bawah tiga bank BUMN ada bank swasta, yakni PT Bank Central Asia Tbk yang mencatat kredit sindikasi sebesar US$ 2,42 miliar atau sekitar Rp 37,53 triliun. Jumlah kesepakatan transaksi yang dicatat BCA sebanyak 23 proyek dengan pangsa pasar 8,43%.
Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Susana Indah Kris Indriati mengatakan, secara keseluruhan volume kredit sindikasi di Indonesia pada 2023 telah turun 14,54% secara
year to date
(YtD). Meski begitu, Indah mengklaim, pangsa pasar kredit sindikasi Bank Mandiri masih tumbuh 7,3% secara YtD.
Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi menyebut, kredit sindikasi BRI pada tahun ini tumbuh 24,2% secara tahunan. Mayoritas pembiayaan disalurkan ke sektor energi, agribisnis, industri pengolahan, pertambangan dan migas. "Kami melihat sektor ini akan tetap prospektif di 2024," kata dia.
BCA juga melihat prospek kredit sindikasi masih akan tumbuh positif. "BCA menyalurkan ke proyek-proyek strategis nasional seperti infrastruktur jalan tol, konstruksi, dan kelistrikan," kata Hera F Haryn,
EVP Corporate Communication & Social Responsibility
BCA.
Tags :
#PerbankanPostingan Terkait
KB Bank Raih Fasilitas Pinjaman Rp 3 Triliun
Kopdes Merahputih mendapat dukungan Bank Mandiri
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Geopolitik Memanas, Bisnis Bank Emas Mengkilap
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Pinjaman Bank Kini Lebih Mahal daripada Obligasi
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023