Terhambat Masalah harga
JAKARTA - Pembelian kendaraan listrik di Indonesia masih rendah, meskin minat masyarakat mulai tumbuh. Harga jadi tantangan penjualan.
Tinggal 15 hari lagi 2023 usai, tapi kuota subsidi sepeda motor listrik masih tersisa bejibun. Laman resmi Sistem Informasi Bantuan Pembelian Kendaraan Bermotor Roda Dua (Sisapira) menunjukkan kuota subsidi yang tersedia hingga Kamis malam, 14 Desember 2023, masih tersisa 182.175 dari kuota 200 ribu yang disiapkan pemerintah sepanjang tahun ini.
Tinggal 15 hari lagi 2023 usai, tapi kuota subsidi sepeda motor listrik masih tersisa bejibun. Laman resmi Sistem Informasi Bantuan Pembelian Kendaraan Bermotor Roda Dua (Sisapira) menunjukkan kuota subsidi yang tersedia hingga Kamis malam, 14 Desember 2023, masih tersisa 182.175 dari kuota 200 ribu yang disiapkan pemerintah sepanjang tahun ini.
Hingga kemarin malam, kuota subsidi baru tersalurkan untuk pembelian 8.683 sepeda motor listrik. Sebanyak 6.236 orang masih dalam proses pendaftaran dan 2.906 orang mencapai tahap terverifikasi. Besaran subsidi yang diberikan pemerintah untuk pembelian sepeda motor listrik adalah Rp 7 juta per unit kendaraan per orang.
Rendahnya serapan subsidi sepeda motor listrik itu selaras dengan temuan riset Tempo Data Science. Survei yang mengukur persepsi, pengalaman, dan minat masyarakat pada periode Agustus hingga Oktober 2023 itu menunjukkan penetrasi penggunaan kendaraan listrik masih rendah. Hanya terdapat sekitar 11 persen pengguna sepeda motor listrik dan 2 persen mobil listrik. (Yetede)
Postingan Terkait
Optimalkan Kekuatan Ekonomi Domestik
30 Jun 2025
Perang Global Picu Lonjakan Utang
25 Jun 2025
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
24 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023