;

Kisah Hidup ”Rungkad” Pejudi Daring

Teknologi Yoga 15 Dec 2023 Kompas
Kisah Hidup ”Rungkad”
Pejudi Daring

Bagi kalangan ekonomi menengah ke bawah, judi bisa menjadi pertaruhan hidup yang menghancurkan segalanya. Rungkad, tumbang, hancur lebur, dan habis-habisan. Situasi ini memungkinkan karena uang deposit bertarif murah mampu meraup pasar pejudi kalangan bawah. Seorang pejudi menceritakan kisahnya di tepi Teluk Jakarta, Sabtu (11/11). Sambil mengisap rokok, Oni (28) mengingat lagi momen krusial yang membuat hidupnya rusak akibat judi online (judol). Ia mulai berjudi sejak 2021. Ketika itu, ia memasukkan uang deposit ke situs judi slot Rp 50.000, lantas memutarnya di gim mahjong. Ia kalah. Penasaran, dia deposit lagi Rp 100.000 dan meledak! Total kemenangannya malam itu Rp 15 juta. Sejak itu, dia bermain judi slot setiap hari. ”Momen itu yang enggak bisa gue lupa dan bikin gue hancur seperti sekarang,” ujarnya. Kian nekat, ia memasukkan uang ke situs judi sebesar Rp 10 juta. Saat uang gajinya tak cukup meladeni hasrat judinya, Oni mencari dana dari pinjaman online (pinjol). Ia pun memasuki tahap ekstrem dan berbahaya, yakni terikat oleh duet maut judol dan pinjol.

Dengan pola ini, utang pinjol bukannya berkurang, malah menjadi-jadi. Oni mulai kusut. Klimaks terjadi pada September 2021 ketika ayahnya meninggal. Sehari setelah peristiwa itu, ia minta ibu dan adiknya mengabaikan apabila ada yang menelepon dan menagih utang. Ibunya juga meminjamkan uang Rp 17 juta untuk menutup utang pinjol Oni. ”Kalau utang ditotal, ada Rp 120 juta. Tapi ini agregat, ya. Kan, gue abis bayar langsung minjam lagi. Gue pinjam buat main judi. Kalau menang, langsung bayar. Kalau kalah, pinjam di pinjol lain lagi,” tuturnya. Lalu, Oni menjual sepeda motornya, juga koleksi compact disc (CD) dan kaus band metal favoritnya yang sudah dikumpulkan sejak SMP. ”Sampai di rumah, gue nangis,” kenangnya, setelah menjual 150 CD dan 40 kaus senilai Rp 10 jutaan. Hasil dari penjualan barang itu masih belum cukup untuk melunasi utangnya. Keadaan diperparah karena dia masih main judi slot. ”Slot ini gila. Bahkan, gue memandangnya lebih parah dari narkoba,” katanya. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :