Kisah Hidup ”Rungkad” Pejudi Daring
Bagi kalangan ekonomi menengah ke bawah, judi bisa menjadi
pertaruhan hidup yang menghancurkan segalanya. Rungkad, tumbang, hancur lebur, dan
habis-habisan. Situasi ini memungkinkan karena uang deposit bertarif murah mampu
meraup pasar pejudi kalangan bawah. Seorang pejudi menceritakan kisahnya di
tepi Teluk Jakarta, Sabtu (11/11). Sambil mengisap rokok, Oni (28) mengingat
lagi momen krusial yang membuat hidupnya rusak akibat judi online (judol). Ia
mulai berjudi sejak 2021. Ketika itu, ia memasukkan uang deposit ke situs judi
slot Rp 50.000, lantas memutarnya di gim mahjong. Ia kalah. Penasaran, dia
deposit lagi Rp 100.000 dan meledak! Total kemenangannya malam itu Rp 15 juta.
Sejak itu, dia bermain judi slot setiap hari. ”Momen itu yang enggak bisa gue
lupa dan bikin gue hancur seperti sekarang,” ujarnya. Kian nekat, ia memasukkan
uang ke situs judi sebesar Rp 10 juta. Saat uang gajinya tak cukup meladeni
hasrat judinya, Oni mencari dana dari pinjaman online (pinjol). Ia pun memasuki
tahap ekstrem dan berbahaya, yakni terikat oleh duet maut judol dan pinjol.
Dengan pola ini, utang pinjol bukannya berkurang, malah
menjadi-jadi. Oni mulai kusut. Klimaks terjadi pada September 2021 ketika ayahnya
meninggal. Sehari setelah peristiwa itu, ia minta ibu dan adiknya mengabaikan
apabila ada yang menelepon dan menagih utang. Ibunya juga meminjamkan uang Rp
17 juta untuk menutup utang pinjol Oni. ”Kalau utang ditotal, ada Rp 120 juta.
Tapi ini agregat, ya. Kan, gue abis bayar langsung minjam lagi. Gue pinjam buat
main judi. Kalau menang, langsung bayar. Kalau kalah, pinjam di pinjol lain
lagi,” tuturnya. Lalu, Oni menjual sepeda motornya, juga koleksi compact disc
(CD) dan kaus band metal favoritnya yang sudah dikumpulkan sejak SMP. ”Sampai
di rumah, gue nangis,” kenangnya, setelah menjual 150 CD dan 40 kaus senilai Rp
10 jutaan. Hasil dari penjualan barang itu masih belum cukup untuk melunasi
utangnya. Keadaan diperparah karena dia masih main judi slot. ”Slot ini gila. Bahkan,
gue memandangnya lebih parah dari narkoba,” katanya. (Yoga)
Postingan Terkait
Bansos Mengalir ke Aktivitas Judi Online
Anggaran 2025 Terancam Membengkak
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023