;

Obligasi Jadi Sumber Dana Multifinance

Ekonomi Hairul Rizal 05 Dec 2023 Kontan
Obligasi Jadi Sumber Dana Multifinance
Multifinance masih menggunakan obligasi sebagai sumber pendanaan di tahun ini. Pada tahun depan, multifinance juga masih menjadikan obligasi sebagai opsi utama pilihan pendanaan. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), surat berharga yang diterbitkan industri multifinance mencapai Rp 60 triliun pada periode Agustus 2023. Angka tersebut meningkat dibandingkan surat berharga yang dirilis multifinance pada Agustus 2022, sebesar Rp 53 triliun. PT BFI Finance Indonesia Tbk termasuk salah satu multifinance yang berniat menerbitkan obligasi tahun depan. Rencananya, perusahaan ini merilsi obligasi senilai Rp 3 triliun, sebagai bagian Obligasi Berkelanjutan VI, yang masih menyisakan Rp 6 triliun. "Hingga 30 September 2023, kami telah menerbitkan surat berharga senilai Rp 4,7 triliun. Sedangkan per 31 Desember 2022 senilai Rp1,6 triliun," ujar Dian Ariffahmi, Corporate Communication Head BFI Finance, kemarin. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) telah menerbitkan obligasi Rp 1 triliun hingga Oktober 2023. Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan, terakhir telah merilis sukuk wakalah Bi Al Ististmar di Februari 2023, dengan nilai Rp 1 triliun. CNAF akan menerbitan surat utang berkelanjutan Wakalah Bi Al Ististmar tahap I pada kuartal I-2024. "CNAF akan diversifikasi produk agar tidak tergantung di salah satu sumber pendanaan saja," jelas Ristiawan. Anak usaha Grup Astra, PT Federal International Finance (FIF) juga memilih diversifikasi pendanaan di 2024. Chief Marketing Officer FIF Group Daniel Hartono menyebut, cara ini agar bisa memilih sumber pendanaan dengan bunga kompetitif, sehingga bisa menekan biaya dana.
Download Aplikasi Labirin :