;

Celah Mafia Tanah Ditutup

05 Dec 2023 Kompas
Celah Mafia
Tanah Ditutup

Pemerintah meluncurkan sertifikat tanah elektronik yang diklaim lebih aman dari manipulasi, tumpang tindih, atau pencaplokan tanah oleh mafia tanah. Peluncuran tersebut dilakukan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (4/12). Hadir dalam acara ini, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto, Menkominfo Budi Arie Setiadi, serta Menteri Investasi Bahlil Lahadalia. ”Saya rasa (sertifikat tanah elektronik) ini penting untuk mengurangi risiko kehilangan akibat pencurian, kerusakan dari bencana, kebakaran, dan bencana lainnya serta meningkatkan kerahasiaan data,” kata Presiden.

Presiden pun meminta Kementerian ATR/BPN dan jajarannya menyosialisasikan layanan sertifikat tanah elektronik kepada masyarakat, tidak hanya di perkotaan, tetapi juga di perdesaan. Dengan demikian, harapannya masyarakat tidak bingung dengan kebijakan baru itu. Sertifikat tanah elektronik ini kelanjutan dari implementasi konsep Digital Melayani yang dicanangkan Presiden Jokowi tahun 2019. Karena itu, sebelum ini, Kementerian ATR/BPN telah melaksanakan empat pelayanan perta ahan secara digital, yakni hak tanggungan elektronik, pengecekan sertifikat elektronik, zona nilai tanah elektronik, dan surat keterangan pendaftaran tanah (SKPT) elektronik. Dengan adanya sertifikat tanah elektronik, masyarakat yang sudah memiliki sertifikat fisik konvensional akan mengalami alih media. Ini akan dikerjakan pihak ketiga dan sertifikat masyarakat otomatis diubah secara bertahap ke sertifikat elektronik. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :