Pupuk di Indonesia Alami Problem Multidimensi
JAKARTA,ID-Karut-marut persoalan pupuk bersubsidi di Indonesia membuat petani banyak kesulitan untuk bercocok tanam dengan baik. Itu terjadi salah satunya karena kurangnya ketersediaan pupuk dari yang semestinya dibutuhkan petani, sehingga menyebabkan kelangkaan di lapangan. Pengamat pertanian sekaligus Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Padjajaran Tualar Simarta mengatakan, karut-marut pupuk subsidi di Indonesia memang multidimensi. Kurangnya pasokan pupuk dari pemerintah alias tidak sesuai dengan pengajuan petani melalui Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) sangat besar, karena yang terpenuhi hanya 30-40% saja dari pengajuan. "Pertama pemenuhan atau alokasi pupuk subsidi yang diberikan oleh pemerintah dibandingkan dengan permintaan diajukan oleh petani melalui RDKK itu paling 30-40%. nah, jadi kalau pengajuannya itu dari tahun ke tahun sekitar 25 juta ton, yang dipenuhinya hanya kurang lebih 8-9 juta," ungkap dia. (Yetede)
Tags :
#PupukPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023