61% Saham RI di Freeport Dekati Kepastian
JAKARTA,ID-Penambahan kepemilikan saham sebesar 10% menjadi 61,23% oleh Indonesia di PT Freeport (PTFI) setelah tahun 2041 mendekati kepastian. Pada saat bersamaan, PTFI bakal mengantongi perpanjangan kontrak izin usaha pertambangan khusus (IUPK) selama 20 tahun, juga setelah tahun 2041. Hal tersebut mengemuka saat Presiden Joko Widodo menerima Chairman Freeport McMoran, Richard Adkerson di Washington DC, Amerika Serikat, Senin (13/11/2023). Dalam pertemuan itu, Presiden menyambut baik pembahasan mengenai penambahan saham Freeport di Indonesia hingga perpanjangan izin tambang yang telah mencapai tahap akhir. "Saya senang mendengar pembahasan penambahan 10% saham Freeport di Indonesia dan perpanjangan izin tambang selama 20 tahun telah capai tahap akhir," Kata Presiden Jokowi kepada Richard Adkerson seperti dikutip laman resmi Sekretariat kabinet pada Selasa (14/11/2023). Kepala Negara berharap, agar hal tersebut dapat diselesaikan pada akhir November tahun ini. (Yetede)
Postingan Terkait
Menggali Potensi Wisata Raja Ampat
28 Jun 2025
Duo Investor Raksasa Dibalik RS Hermina
26 Jun 2025
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
23 Jun 2025
Danantara Gencar Himpun Pendanaan
21 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023