;

Karpet Merah untuk VinFast

13 Nov 2023 Tempo
Karpet Merah untuk VinFast
JAKARTA – Tinggal selangkah lagi, produsen mobil listrik asal Vietnam, VinFast, akan masuk ke Indonesia. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah sudah memproses pengajuan perizinan agar anak usaha VinGroup tersebut bisa menanamkan modal di Indonesia. Dana VinFast akan digunakan tidak hanya untuk membangun pabrik mobil listrik guna kebutuhan dalam negeri, tapi juga ekspor. “Segmen usaha yang mereka kembangkan adalah pembuatan baterai, perakitan mobil, dan produksi taksi listrik,” ujar Menteri Zulkifli kepada Tempo, kemarin.

Pada 4 September lalu, Zulkifli menerima kunjungan para pemimpin VinFast di kantornya. Pabrikan otomotif yang baru berdiri pada 2017 itu mengajukan beberapa rencana investasi di bidang kendaraan listrik, dari infrastruktur produksi, pengisian daya, hingga sumber daya lain. Dari pembahasan sejauh ini, nilai investasi jangka panjang VinFast di Indonesia akan menembus US$ 1,2 miliar (sekitar Rp 18,4 triliun). Merujuk pada pernyataan VinFast yang dikutip Reuters pada September lalu, sebanyak US$ 200 juta (sekitar Rp 3,13 triliun) akan difokuskan untuk membangun pabrik berkapasitas 30-50 ribu kendaraan per hari. (Yetede)
Tags :
#Mobil #Listrik
Download Aplikasi Labirin :