Cara Baru Berwisata ke Candi Borobudur
Di bawah naungan pohon rindang, Haryono (63) menunjukkan miniatur Candi Borobudur. Ia antusias menjelaskan fakta-fakta unik tentang candi Buddha terbesar di dunia itu. Candi Borobudur memiliki ukuran 123 x 123 meter dengan tinggi 35 meter. Bentuk candi itu seperti piramida dengan sembilan tingkat. Candi ini disusun dari sekitar 2 juta balok batu. Batu dipasang seperti lego tanpa semen ataupun lem. ”Bagian paling atas candi ini melambangkan nirwana atau surga,” kata pemandu wisata di Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jateng, itu. Rabu (25/10) siang, Haryono memandu sejumlah wisatawan yang hendak naik ke bangunan Candi Borobudur. Sebelum mengajak para pelancong itu naik ke candi, dia memberi penjelasan awal tentang Borobudur, baik dari sisi fisik maupun filosofis. Saat ini wisatawan yang ingin naik ke bangunan Candi Borobudur harus didampingi pemandu wisata agar mereka lebih memahami situs warisan dunia itu. Kebijakan itu diberlakukan setelah pemerintah menetapkan pembatasan jumlah wisatawan yang boleh naik ke candi.
GM Taman Wisata Candi Borobudur Jamaludin Mawardi mengatakan, jumlah orang yang berkunjung ke bangunan candi itu dibatasi 1.200 orang per hari untuk menjaga kelestarian batuan Candi Borobudur. Jamaludin memaparkan, wisata di Candi Borobudur didasarkan pada empat pilar, yaitu konservasi atau pelestarian, spiritual, edukasi, dan komersial. Agar pembatasan itu bisa efektif, pengunjung harus mendaftar secara daring. Pembelian tiket secara daring bisa dilakukan melalui laman http://ticketcandi.borobudurpark.com. Bagi wisatawan mancanegara, harga tiket ke pelataran candi adalah Rp 375.000 untuk dewasa dan Rp 225.000 untuk anak. Adapun harga tiket naik ke candi bagi turis asing adalah Rp 455.000 (dewasa) dan Rp 305.000 (anak). Sementara wisatawan domestik yang berkunjung ke pelataran candi membayar tiket Rp 50.000 per orang dewasa dan Rp 25.000 per anak. Jika ingin naik ke candi, tiketnya Rp 120.000 per orang dewasa dan Rp 75.000 per anak. (Yoga)
Tags :
#PariwisataPostingan Terkait
Kebijakan Diskon Tiket Transportasi
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Mandiri Jogja Marathon 2025 Dongkrak Ekonomi DIY
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023