;

Jalan Panjang GOTO Membidik Profit

Ekonomi Hairul Rizal 08 Nov 2023 Kontan
Jalan Panjang GOTO Membidik Profit
Perjalanan PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengejar target adjusted EBITDA positif masih menantang. Tapi, GOTO belum mengubah target ini karena ada sejumlah strategi yang tengah digeber. Direktur Utama GOTO Patrick Walujo mengatakan, unit bisnis on demand services yaitu Gojek dan bisnis e-commerce Tokopedia bisa mencetak keuntungan pada akhir kuartal IV-2023 nanti. Jika adjusted EBITDA di kuartal keempat nanti bisa positif, total EBITDA yang disesuaikan sepanjang tahun 2023 bisa berada di antara level negatif Rp 4,5 triliun hingga negatif Rp 3,8 triliun. Dus, berkaca dari pencapaian itu, ada potensi EBITDA GOTO berbalik menjadi positif. Namun GOTO juga tampak was-was target tersebut tidak terpenuhi. Patrick memang menegaskan GOTO tak akan mengubah target ini. Tapi dia juga tak menampik kalau ada peningkatan risiko dalam mencapai target tersebut. Di sisi lain, GOTO akan terus menggenjot efisiensi demi mencapai ambisi profit tadi. GOTO akan menekan angka cash burn (penggunaan kas). GOTO memiliki kas dan neraca yang solid. Ini tercermin dari posisi kas, setara kas dan deposito jangka pendek GOTO yang mencapai Rp 25,2 triliun per 30 September 2023. Pada periode itu, tingkat penggunaan bersih kas atau net cash burn GOTO telah berkurang 76% secara tahunan. Head of Investor Relations GOTO Reggy Sutanto mengatakan, hingga saat ini, cash brun GOTO tiap bulannya berada di kisaran US$ 15 juta hingga US$ 20 juta atau sekitar Rp 320 miliar. Research Analyst MNC Sekuritas Alif Ihsanario mengatakan, era suku bunga tinggi juga masih bisa menekan kinerja GOTO. MNC Sekuritas pun memangkas target harga GOTO dari Rp 135 menjadi Rp 120. Tapi, saham GOTO masih direkomendasikan beli. Selasa (7/11), GOTO naik 1,32% ke harga Rp 77 per saham.
Download Aplikasi Labirin :