;

Krisis Iklim Ancam Pangan

Lingkungan Hidup Yoga 07 Nov 2023 Kompas
Krisis Iklim Ancam Pangan

Perubahan iklim yang terjadi secara global mengancam ketahanan pangan dan ketahanan air, termasuk di Indonesia. Pemerintah mengambil langkah untuk mengatasi persoalan tersebut. Hal itu diungkapkan Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa saat membuka Konferensi Tahunan Sustainable Development Goals (SDGs) 2023 di Yogyakarta, Senin (6/11). ”Ancaman perubahan iklim berdampak pada kelangkaan air serta penurunan produktivitas pertanian,” ujarnya. Indonesia mengalami penurunan curah hujan tahunan 1-4 % pada 2020-2034 dari kondisi periode 1995-2010. Hal ini berimplikasi pada kejadian kekeringan, berkurangnya ketersediaan air, bahkan bisa memicu konflik kebutuhan air.Produksi padi juga berpotensi menurun.

Menurut Suharso, pergeseran musim dan puncak hujan menyebabkan metode tanam berubah dan memengaruhi produksi. Berdasarkan data Bappenas, perubahan iklim berpotensi menurunkan produksi padi Indonesia 1,13 juta-1,89 juta ton. Lahan pertanian seluas 2.256 hektar sawah pun terancam kekeringan. Di sisi lain, kondisi ketahanan pangan Indonesia, ditilik dari tingkat konsumsi pangan rumah tangga, memburuk.Angka ketidakcukupan konsumsi pangan pada 2022 naik menjadi 10,21 % dari 8,49 % pada tahun 2021. Peningkatan ini terjadi pada kelompok penduduk dengan tingkat pengeluaran 40 % terbawah, terutama kelompok rentan seperti warga lanjut usia. Adapun prevalensi stunting atau tengkes menurun secara konstan dalam 10 tahun. (Yoga)

Tags :
#Bencana #Pangan
Download Aplikasi Labirin :