Lima Evaluasi untuk Keuangan yang Sehat
Mengukur kesehatan keuangan
rumah tangga menjadi sangat penting,terutama di masa penuh dinamika seperti saat ini. Patut dipahami, hidup manusia
terus berjalan terlepas seperti apa kondisi perekonomian. Tanpa harus melakukan
perhitungan yang rumit ala perencana keuangan, sebenarnya setiap rumah tangga
dapat menggunakan beberapa indikator untuk mengetahui seberapa sehat
keuangannya. Ada lima indikator untuk tahu seberapa sehat keuangan rumah tangga
kita. Pertama, evaluasi kondisi kehidupan. Kestabilan pemasukan sebagai sumber
daya rumah tangga adalah salah satu factor penentu kesehatan keuangan. Kedua,
evaluasi komitmen pembayaran pinjaman. Pinjaman yang sehat adalah bilamana
jumlah seluruh cicilan pinjaman hanya maksimal 1/3 penghasilan bulanan.
Ketiga, evaluasi
pengeluaran bulanan. Secara umum, keuangan rumah tangga tergolong baik apabila
dapat menyisihkan penghasilan di awal untuk dana darurat, tabungan, atau untuk investasi.
Keempat, jumlah dana darurat. Pahami bahwa dana darurat berbeda dengan tabungan.
Momen saat ada saudara membutuhkan
bantuan atau pun adanya musibah finansial yang harus ikut ditanggung oleh rumah
tangga pribadi, maka dana darurat akan menjadi jalan keluarnya. Kelima,
evaluasi jumlah aset. Menyisihkan penghasilan untuk ditabung dan diinvestasikan
adalah hal penting untuk membentuk asset, untuk memenuhi berbagai kebutuhan
hidup di masa depan yang nilainya akan meningkat karena adanya tingkat inflasi.
Langkah berikutnya adalah tidak bergantung pada pinjaman untuk membiayai keperluan
hidup sehari-hari dan menyisihkan sebagian penghasilan untuk dana darurat dan
investasi masa depan. (Yoga)
Postingan Terkait
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023