Parkir untuk Pendapatan Daerah
Perparkiran di Jakarta yang
dikelola oleh Unit Pengelola Perparkiran Dinas Perhubungan DKI Jakarta bekerja
sama dengan swasta memiliki potensi besar untuk pendapatan daerah jika terkelola
optimal. Namun, di lapangan, banyak lahan diakuisisi sepihak menjadi ladang
parkir oleh sekelompok warga atau organisasi masyarakat. Akuisisi lahan menjadi
tempat parkir tak resmi ini sering kali membuat warga kesal. ”Ini bukan perkara
Rp 2.000, tetapi kesal karena ujug-ujug
menghampiri kita. Padahal, kita parkir sendiri, keluarin sepeda motor sendiri. Lalu,
itu enggak ada kartu karcis resmi. Saya menolak. Dia (juru parkir) enggak terima,
memaksa harus bayar,” ujar Cahyo Anggoro (27), warga Petamburan, Jakpus, Rabu
(25/10). Kekesalan serupa dirasakan Ahmad Yudo (37), warga Kebon Jeruk. Ia
menilai, perlu regulasi yang mengatur ketat agar tidak semua tempat ditarik
tarif parkir secara ilegal. Pemerintah seharusnya perlu menyediakan lahan parker
resmi.
Merujuk pada laporan dalam
Portal Data Terpadu Pemprov DKI Jakarta, terdapat 762 ruas jalan lokasi parkir
yang dikelola Unit Pengelola Perparkiran Dinas Perhubungan DKI Jakarta pada
2018. Selain itu, terdapat 201 mesin terminal parkir elektronik (TPE).
Mesin-mesin ini tersebar di 33 titik se-Jakarta. Namun, di lapangan tetap saja
lahan parkir liar beserta juru parkir ilegal ada di mana-mana. Selain semrawut,
uang dari parkir liar tak masuk pendapatan daerah. Sistem integrasi seluruh kanal
aduan warga, Cepat Respons Masyarakat (CRM) Jakarta, mencatat total 11.231
laporan parkir liar dalam kurun Januari-Oktober 2023. Azas Tigor Nainggolan
dari Forum Warga Kota Jakarta menyebutkan, potensi retribusi dari parkir liar
di badan jalan bisa mencapai Rp 92 miliar per tahun. Sayangnya, uang ini
mengendap di orang-orang tertentu. Padahal, potensi sebesar itu bisa untuk membiayai,
memperbaiki, atau menyubsidi infrastruktur publik. (Yoga)
Postingan Terkait
Operator yang Terindikasi Curang Diburu Pemprov
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023