Agar Kaltara Tak Tergantung Tambang
Berdasarkan catatan BPS pada 2022, struktur perekonomian Kaltara didominasi pertambangan dan penggalian hingga 36,42 %. Aktivitasnya mudah terlihat di berbagai kawasan. Salah satunya di beberapa titik di Sungai Malinau yang merentang 131 kilometer. Tetapi, dampaknya tidak ringan. Pada 22 September 2023, banjir melanda enam kecamatan di Kabupaten Malinau. Sedikitnya 177 jiwa mengungsi. Distribusi air bersih dan jaringan telekomunikasi terhambat. Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltara menduga hal ini dipicu terbukanya tutupan lahan di sekitar Sungai Malinau dan pendangkalan sungai. Pertambangan disebut jadi pemicunya. Pengajar Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bulungan Tarakan, Ana Sri Ekaningsih, berpendapat, masyarakat Kaltara semestinya didorong bisa hidup dari alam, sekaligus memberi manfaat ekonomi berkelanjutan. Jika Kaltara hanya bergantung pada pertambangan, sumber daya alam itu bakal habis suatu saat nanti. Selain itu, ada dampak lingkungan yang mengintai dan berpotensi menghambat perekonomian hingga kehidupan warga.
”Sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, dan perikanan perlu dikelola dengan baik dari hulu ke hilir supaya memberi manfaat terhadap kualitas dan kuantitas pangan serta perekonomian masyarakat,” ujar Ana. Saat pilkada tahun 2020, Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang mengatakan kepada Kompas, Kaltara yang berbatasan dengan Malaysia mestinya bisa lebih berdaya dan mandiri, dengan mempertahankan dan mengelola hutan Kaltara sebagai pusat konservasi, penelitian, dan meningkatkan kualitas hidup warga. Sektor perikanan dan kelautan juga sudah terlihat geliatnya. Sedikitnya 52,4 ton rumputlaut diekspor dari Tarakan pada Oktober 2022 dengan nilai 152.200 USD atau Rp 2,3 miliar (kurs Rp 15.300 per dollar AS). ”Selain itu, nantinya, lahan yang menganggur perlu diberdayakan. Untuk perikanan masih perlu tambahan gudang pendingin penampung hasil tambak di Kaltara. Bisa menarik investor, tetapi untuk tujuan agar warga semakin berdaya,” ucap Zainal. (Yoga)
Postingan Terkait
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023