Pemerintah Janji Percepat Bangun Tanjung Banun
Pemerintah melalui Badan Pengusahaan Batam menyatakan bakal mempercepat pembangunan kawasan di Tanjung Banun, Kecamatan Galang, Kota Batam, Provinsi Kepri, yang dijadikan lokasi pemindahan warga. Pemerintah tetap akan memindahkan warga beberapa kampung di Pulau Rempang karena tempat tinggalnya bakal dijadikan kawasan Rempang Eco City. Kepala Badan Pengusahaan Batam sekaligus Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, Tanjung Banun cocok menjadi perkampungan baru. Letaknya di tepi pantai sehingga warga nelayan masih bisa melaut seperti biasa. ”Kami mengikuti keinginan masyarakat,” kata Rudi dalam konferensi pers di Batam, Selasa (26/9). Penetapan Tanjung Banun sebagai lokasi pemindahan, lanjut dia, sesuai permintaan warga.
Lima kampung menjadi prioritas pemindahan tahap awal, yakni Belongkeng, Pasir Panjang, Pasir Merah, Sembulang Tanjung, dan Sembulang Hulu. Pada lima kampung itu terdapat 950 keluarga. Hingga Selasa (26/9), Rudi menyebutkan, 291 keluarga telah bersedia pindah ke Tanjung Banun. Sementara 437 keluarga telah berkonsultasi dengan tim BP Batam. Rudi meyakini keluarga yang telah berkonsultasi suatu waktu akan setuju pindah. Pemindahan penduduk dari kampung itu, lanjutnya, harus dilakukan. Sebab, BP Batam akan menyerahkan lahan kepada investor. Kebutuhan lahan untuk tahap awal seluas 2.350 hektar, yang akan digunakan untuk pembangunan pabrik dan tower. Rudi melanjutkan, akan dibangun sekitar 900 hingga 1.000 unit rumah permanen di Tanjung Banun. Lahan yang dipersiapkan seluas 300 hektar untuk menyiapkan perkampungan baru nanti. Selain rumah, akan dibangun juga fasilitas umum, seperti sekolah, puskesmas, kantor kelurahan dan kantor polisi. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023