;

Harga Minyak Diproyeksikan Terus Melambung

Lingkungan Hidup Leo Putra 20 Jan 2020 Tempo, 7 Januari 2020
Harga Minyak Diproyeksikan Terus Melambung

Pemerintah terus memandang perkembangan harga minyak dunia menyusul eskalasi ketegangan geopolitik Timur Tengah antara Amerika Serikat dan Iran. Terlebih, sejumlah perusahaan minyak dan gas nasional baru saja melakukan penurunan harga bahan bakar minyak.

Direktur Jenderal Migas, Djoko Siswanto, menuturkan bahwa harga BBM bersubsidi, yaitu solar dan premium dipastikan tak akan mengalami penyesuaian kembali walau harga minyak dunia masih diliputi ketidakpastian. Sejak Jumat pekan lalu, minyak mentah Brent tercatat mengalami kenaikan harga sekitar 6 persen atau di atas level US$ 70 per barel. Kemarin, harga minyak Brent untuk kontrak Maret melonjak 2,14 persen menjadi US$ 70,07 per barel. Sedangkan harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari meningkat 1,9 persen menjadi US$ 64,25 per barel. Adapun kebutuhan impor minyak dengan kenaikan harga drastis juga dikhawatirkan dapat mempengaruhi harga BBM yang baru saja mengalami penurunan. Seperti yang telah diketahui, penyesuaian penurunan harga BBM nonsubsidi dilakukan oleh PT Pertamina (Persero), PT Shell Indonesia, dan PT Total Oil Indonesia pada awal tahun ini. Shell melakukan penyesuaian harga sejak 1 Januari 2020 dan Total sejak 3 Januari 2020. Sementara itu, Pertamina mulai menurunkan harga per 5 Januari 2020.

Download Aplikasi Labirin :