Korban Ginjal Akut Belum Terima Santunan
Realisasi santunan bagi keluarga anak-anak korban obat sirop beracun penyebab gangguan ginjal akut progresif atipikal atau GGAPA masih menanti persetujuan Presiden Jokowi. Santunan ini sangat dinanti para korban sebagai tanggung jawab pemerintah atas tragedi peredaran obat sirop beracun pada 2022. Asisten Deputi Peningkatan Pelayanan Kesehatan Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Nia Reviani mengatakan, Sekretariat Kabinet telah menjadwalkan pembahasan pencairan anggaran santunan ini, dalam rapat terbatas (ratas) Kabinet Indonesia Maju, pekan depan.
Dia meminta para korban bersabar. ”Rencananya akan dibahas (pada) ratas minggu depan, sudah dijadwalkan kalau tidak hari Senin atau Selasa. Kami berkomitmen memberikan santunan kepada korban GGAPA, tetapi perlu arahan dan persetujuan dari Bapak Presiden terkait mekanisme pemberian santunan,” kata Nia, Rabu (6/9). (Yoga)
Postingan Terkait
Meningkatkan Pendapatan dari Pajak Digital
Substitusi Impor Tekstil Jangan Cuma Wacana
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023