;

Tertekan Isu Suku Bunga dan Polusi

Ekonomi Hairul Rizal 04 Sep 2023 Kontan
Tertekan Isu Suku Bunga dan Polusi

Penjualan otomotif dinilai masih berpotensi tumbuh di tahun ini. Meski masih akan terbatas. Volume penjualan domestik sepeda motor masih turun 3,7% secara bulanan menjadi 475.428 unit di bulan Juli 2023. Namun secara kumulatif hingga Juli 2023, volume penjualan sebesar 3,67 juta unit atau meningkat 42,9% secara tahunan (yoy). Sementara penjualan mobil sebesar 80.416 unit pada Juli 2023, turun 2,62% secara bulanan, namun 4,5% secara bulanan hingga Juli 2023 menjadi 586.401 unit. CEO Edvisor.id, Praska Putrantyo mengatakan, prospek penjualan motor dan mobil baru masih landai. Ini sejalan dengan tren kenaikan suku bunga acuan dan penurunan laju pertumbuhan kredit nasional menjadi 8,5% per Juli 2023 dari yang sebelumnya mencapai lebih dari 10%. Di sisi lain, munculnya pemain baru seperti Neta di segmen mobil listrik dan Great Wall Motor (GWM) asal China meningkatkan kompetisi yang sudah ketat pada sektor ini. Hal tersebut dapat berdampak pada margin keuntungan produsen otomotif jika tidak segera berstrategi dalam persaingan yang semakin sengit. Head of Research Team & Strategist Mirae Asset, Robertus Hardy mengatakan, masuknya beberapa merek yang berasal dari China tidak akan menjadi ancaman yang signifikan bagi Toyota, Daihatsu, dan merek-merek ASII lainnya, yang saat ini menguasai sekitar 55,7% pangsa pasar hingga Juli 2023. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus melanjutkan, pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) juga telah membantu mendorong peningkatan penjualan dari kendaraan bermotor. Analis Samuel Sekuritas Pebe Peresia dan Ashalia Fitri memaparkan, penjualan mobil listrik menggunakan baterai hingga Juli 2023 secara nasional telah mencapai 6.931 unit. Naik sebanyak 626 unit secara tahunan.

Tags :
#Otomotif
Download Aplikasi Labirin :